Ditinggal Sholat, Tiga Unit Pemondokan Jompo di Kecamatan Sihapas Barumun Hangus Terbakar

Padang Lawas, Beritamerdekaonline.com –
Tiga unit pemondokan Ibu ibu jompo di Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas ( Palas ) hangus terbakar, api diperkirakan berasal dari pemondokan salah seorang Ibu jompo yang lagi memasak di tinggal pergi untuk Sholat Asyar, Kamis, 25 Februari 2021 sekira pukul 16,30 Wib.

Kebakaran pemondokan Ibu jompo tersebut menurut Kepala Desa Padang Hasior Lombang Ahmad Nijar Harahap kepada Awak Media menceritakan bahwa api bermula dari salah satu pondok ibu jompo yang menurut keterangan sedang memasak nasi menggunakan kayu bakar, sementara menunggu nasinya masak si Ibu jompo beranjak pergi untuk melaksanakan Sholat Ashar.

Tanpa diduga secara mendadak api telah membara hingga menjalar ke pemondokan yang berada di sampingnya, atas bantuan dan pertolongan Warga setempat dengan peralatan seadanya sehingga api dapat di padamkan setelah menghanguskan tiga unit pemondokan dan kerugian belum bisa diperkirakan.

Lebih lanjut di jelaskannya, Pemondokan Al’Ikhlas Padang Hasior yang terbakar sebanyak tiga unit dari jumlah 30 unit pemondokan, semuanya terbuat dari Kayu, berdindingkan papan, lantai papan dan beratapkan seng, dan menurut Kades sebelumnya kebakan pertama terjadi hingga menghanguskan semua pemondokan pernah terjadi sekitar 10 tahun lalu.

Camat Kecamatan Sihapas Barumun Leliana Harahap sempat menginformasikan kepada pihak Damkar Pemkab Padang Lawas, namun mengingat jarak tempuh dan medan yang sangat sulit sehingga mobil Damkar belum sampai namun api sudah berhasil di padamkan masyarakat dengan alat seadanya.

Lebihlanjut Ibu Camat juga menceritakan perihal yang sama ketika terjadi kebakaran rumah Orang Tua Sekretaris Dewan ( Sekwan ) beberapa minggu yang lalu, Ibu Camat juga sempat menginformasikan kepada pihak Damkar Palas adanya kejadian kebakaran rumah di wilayah Kecamatan Sihapas Barumun, namun mengingat jarak tempuh dan medan yang sangat sulit dilalui sehingga mobil pemadam kebakaran tersebut tidak sampai dilokasi dan api telah menghanguskan seluruh bangunan rumah, upaya pertolongan masyarakat dengan alat seadanya tidak mampu untuk mengendalikan kobaran api.pungkas Ibu Leliana. (Bonardon)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics