Merasa Peduli, Bupati Sambangi Keluarga Miskin di Permata

Redelong, Beritamerdekaonline.com – Bukan tidak di naungi dan diperhatikan, karena sebahagian warga tidak melaporkan kondisi dan keadaannya, sehingga Pemerintah Daerah tidak bisa memberikan bantuan.

Hal itu diungkapkan Tgk. Sarkawi Bupati Bener Meriah, disaat dia berkunjung ke salah satu rumah warga di Kecamatan Permata, Bener Meriah, Sabtu, kemaren.

Ketika dikonfirmasi Bupati Tgk. H. Sarkawi didamping Kadis Disdukcapil  Kabupaten Bener Meriah Sasmanto, SE, Senin (8/2/2021) menyatakan ketika dirinya mengunjungi  salah satu keluarga di Kampung Darul Aman kecamatan Permata untuk menyerhakan secara langsung Kartu Keluarag (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada keluarga Yusuf serta serta menyapa dan memberikan himbauan  kepada masyarakat  tentang pentingnya untuk mengurus dan memiliki KK dan KTP.

Disebutkannya, Pemerintah bukan tidak peduli terhadap masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan salah satu penyebabnya adalah karena  keluarga tidak melapor sehingga tidak tau kalau masih ada keluarga yang tinggal di gubuk seperti ini, katanya.

 Bupati juga kembali menegaskan agar masyarakat pendatang mengurus administrasi kependudukan  ditempati domisiliyang baru, seperti melapor kepada Kepala Desa (Reje Kampung) sehingga semua aparat kampung mengetahui situasi dan jumlah penduduknya, jelanya.

“Bagi warga masyarakat yang akan mengurus administrasi kependudukannya sangat sederhana dan Pemda akan membantu prosesnya sehingga cepat selesai,” tambah Bupati Tgk. H. Sarkawi.

“Seperti yang pernah kami sampaikan, agar warga itu mengurus administrasi kependudukan nya ke tempat dimana dia tinggal dan juga sebenarnya menjadi salah satu cara warga membantu Pemerintah dalam menertibkan administrasi kependudukan dan untuk mempermudah membantu mereka dalam memberikan bantuan,” jelasnya.

Ditbahkannya, kita juga  untuk memastikan berapa sebenarnya jumlah warga Bener Meriah karena ketika semua yang tinggal di Bener Meriah mengurus KTP nya maka kita akan tahu persis secara pasti berapa sebenarnya warga Bener Meriah,  yang ini nanti tentu  ada korelasinya dengan kebutuhan gas untuk rumah tangga, data di pemerintahan,  berapa alokasi kita atau kuota kita juga ada kaitannya dengan yang lain-lainnya maka semua yang tinggal di Bener Meriah itu harus membantu pemerintah dengan memindahkan administrasi kependudukan nya ke Bener Meriah, papar  Bupati Tgk. H. Sarkawi.

Kepada Disdukcapil Bupati juga menghimbau, Disdukcapil harus terus mensosialisasikan kepada masyarakat, masyarakat harus tahu apa saja berkas yang harus disiapkan untuk mengurus KTP dan KK agar saudara kita  tidak bolak  balik. Blangko harus ada dan tidak boleh kosong, informsikan kepada warga tentang persyaratan untuk pembuatan KTP ,KK, Akte Kelahiran, KIA,dan lain sebagainya agar masyarakat kita tahu, tutup  Bupati.

 Selain KTP dan Kartu Keluarga Bupati juga menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok dan keperluan sekolah kepada keluarga yang bersangkutan..

Sekedar informasi, Keluarga yang dalam KTP beralamatkan Pidie tersebut sudah satu tahun tinggal di Desa Darul Aman Kecamatan Permata dan tidak pernah melapor kepada aparat desa. Setelah mengetahui adanya himbauan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah keluarga tersebut langsung mengurus administrasi kependudukan dgn melapor pada aparat desa setempat.

Kepala keluarga yang bernama Pak Yusuf dihadapan Bupati dan rombongan mengaku salah karena tidak melapor pada Reje Kampung.

Keluarga yang mempunyai anak 7 orang tersebut, tinggal di gubuk ditengah kebun milik adiknya yang berukuran 2×3 M, beratap plastik dan jauh dari hidup layak.

Turut berangkat ke kecamatan permata tersebut Kadis Pendidikan Sukur, S.Pd, M.Pd, Kadis Sosial Almanar, SE, Plt. Camat Permata Khairmansyah, S.IP, M.Sc beserta Forkopimcam, Kabag Humas Dan Protokol Hasyimi, S.KM, M.Kes  dan rombongan (Man)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics