Pemuda Papua Tolak Tindakan Rasisme Karena Rugikan Masyarakat Indonesia

Foto: Aksi Aliansi Pemuda Rasisme di Silang Monas, Jakarta (10/02/2020)

Jakarta, beritamerdekaonline.com – Pemuda Papua melakukan aksi menolak dengan tegas tindakan rasisme yang merugikan keberagaman ras, suku, dan agama sebagai wujud keberagaman di Indonesia.

Pemuda Papua yang membawa nama Aliansi Peduli Rasisme mendesak pemerintah untuk menegakkan hukum terkait kasus rasisme yang menimpa masyarakat perantau Papua di berbagai daerah.

“Aksi damai ini menolak tegas tindakan rasisme yang dilakukan oleh oknum siapapun dan kapanpun demi terciptanya kemanusiaan dan keadilan di negera ini,” ucap orator aksi dari Pemuda Papua, Marius Air kepada awak media, di Silang Monas, Rabu tadi (10/2/2021).

Kata Marius, tindakan rasisme dilakukan secara sistematis dan struktural terdapat masyarakat Papua di perantauan sudah sangat masif terutama oleh elit pemerintah dan masyarakat luas di Indonesia.

“Seperti kasus penghinaan dengan mengucapkan kata-kata rasis yang menyamakan orang Papua seperti binatang tertentu kepada mahasiswa Papua di kota Surabaya tahun 2019 kemarin,” katanya.

Dia juga menambahkan, ujaran rasisme yang dilakukan Ambroncius Nababan dan Ustad Abu Janda terhadap Natalius Pigai di Media Sosial. Sayangnya penegakan hukum terhadap pelaku rasisme ini masih lemah dan jauh dari harapan.

Oleh karena itu lanjut Marius, pemerintah melalui penegak hukum harus menindak tegas para pelaku rasis, karena tindakan rasisme tidak manusiawi dan mencela ciptaan Tuhan yang mulia di muka bumi.

“Para pelaku rasisme masih dihukum ringan dan malah dibebaskan dalam waktu singkat. Oleh karena itu demi keadilan kami dengan tegas minta penegak hukum untuk tindak dan hukum mereka seberat-beratnya,” ujar Marius.

Aliansi ini juga, meminta setiap warga negara untuk menjaga cara pandang dan etika serta menghormati setiap ciptaan Tuhan di muka bumi ini, khususnya kepada bangsa Papua yang ada di negara ini. (ams)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics