Soal Kasus Oknum Dosen, TPF IAIN Kerinci Tutup Mata

Sungaipenuh, Beritamerdekaonline.com – Menyusul viralnya kasus dugaan pelecehan oleh oknun Dosen berinisial M terhadap oknum mahasiswi IAIN Kerinci. Atas hal tersebut IAIN Kerinci membentuk tim pencari fakta pada 25 Januari 2021 lalu.

Tim ini terdiri dari 7 orang dari pihak IAIN Kerinci dan akan berkerja selama 5 hari kerja sejak dibentuk. Langkah ini dilakukan setelah maraknya pemberitaan di media sosial. Namun, hingga saat ini kinerja tim pencari fakta masih misterius.

“Saya lagi perjalanan ke Jakarta. Kalau mau ke Kampus silahkan langsung temui Kabiro (A Yani),” Ujar salah satu tim pencari fakta, Sapriyadi, yang merupakan Kabag Umum IAIN Kerinci, saat dihubungi wartawan pada Selasa sore, 2 Februari 2021.

Sementara itu, A Yani saat wartawan mencoba menghubungi diruang kerjanya, 4/2/21 ternyata yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

“Iya Pak Yani kebawah tadi,” ujar salah seorang staf pimpinan IAIN Kerinci.

Kemudian wartawan ini mencoba menemui Ex Rektor IAIN Kerinci Y Sonafist, namun rektor alergi wartawan.

“Bapak lagi istirahat,” kata stafnya. (hps)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics