Wujudkan Kemandirian Masyarakat Melalui Gerakan KOIN NU WA

Beritamerdekaonline.com – Padang Lawas,
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC. NU) Kecamatan Ulu Barumun adakan musyawarah tentang gerakan Koin NU untuk mewujudkan kemandirian Ekonomi masyarakat, di Rumah salah satu pengurus di Desa Paringgonan. Minggu malam 21 Februari 2021 .

Demikian jelas Ketua Tanfidziyah MWC NU Ulu Barumun Ahmad Zaki Daulay S.Pd kepada Beritamerdekaonline.com mengatakan bahwa gerakan koin NU ini sudah merupakan hasil musyawarah kita sesama pengurus pada Jum’at lalu, dimana pada musyawarah itu disimpulkan bahwa untuk menyemarakkan gerakan KOIN NU di Ulu Barumun, kita awali dengan membuat percontohan, yaitu dimulai dengan pengurus dulu.

” Ya kita mulai dengan pengurus dulu, tempat koinnya pun kita buat sederhana aja dulu, pake kaleng rokok surya aja sembari kita cetakkan stiker NU Carenya, nanti kan lama2 masyarakat akan mengikut” tutur Rois Syuriah, Ardani Saleh Hasibuan S.Pd I

Sekilas tentang Koin NU dikatakannya bahwa,
KOtak INfaq Nahdlatul Ulama (Koin NU) adalah gerakan ekonomi dari dan oleh warga NU untuk bangsa. KOIN NU adalah salah satu ikhtiyar bersama menuju 1 Abad NU yang harus menjadi terdepan di bidang ekonomi berbasis kerakyatan dan kebangsaan. Kita harus mengupayakan 100 tahun NU adalah momentum mewujudkan arus baru kemandirian ekonomi NU.

Masih kata Ardani Saleh, KOIN NU menjadikan dorongan baru dan program andalan warga NU. Terbukti, di banyak daerah, KOIN NU mampu memberi dampak positif dan manfaat nyata yang dirasakan warga NU, dimana, KOIN NU merupakan arus baru menuju kemandirian NU. Arus baru artinya secara perlahan tidak lagi mengandalkan arus lama yang berpihak pada pemodal (gaya kapitalisme) yang keuntungannya sulit dirasakan masyarakat bawah, jelasnya.

Hendra Rizki Rangkuti S.Sos M.Pd di dampingi Habibi Martua selaku wakil Tanfidziyah MWC NU Ulu Barumun mencontohkan
seperti daerah lain, Melalui KOIN NU, NU Sragen berhasil mendirikan Gedung MWCNU di setiap Kecamatan, jasa travel NUtrans, bedah rumah, perbaikan masjid/mushalla, pemberian beasiswa, biaya pengobatan, bahkan tengah dirancang pendirian rumah sakit NU.

Melalui KOIN NU, tiap bulan, NU Jates, Bantul, Yogyakarta meraih 44 juta. Uniknya, peminat Koin NU bukan hanya warga NU saja. Ini artinya, KOIN NU telah diterima masyarakat luas. Manfaat besar juga dirasakan MWCNU Ngatru, Tulungagung, Jatim. Dalam sebulan meraih 20 juta. Itu pun dengan hitungan minimal, tiap kotak 10 ribu dari 2.000 kotak infaq yang tersebar.

Yang luar biasa lagi, Lazisnu Banyumas mampu meraih milyaran rupiah dari KOIN NU. Kunci keberhasilannya adalah gerakan bersama secara militan dan massif mulai dari MWCNU hingga pengurus ranting dan petugas lapangan untuk mensukseskan program KOIN NU dengan pengelolaan yang profesional.

Masih banyak data dan fakta tentang manfaat KOIN NU. Kini, telah tiba saatnya NU Ulu Barumun Padang Lawas mengadopsi program KOIN NU tersebut karena NU sedang menuju era kemandirian. Jika tidak sekarang, kapan lagi? Saut Hendra Rizki Rangkuti S.Sos M.Pd selaku wakil Tanfidziyah MWC NU Ulu Barumun. (Bonardon)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics