Kejuaraan Cabor Catur Se- Aceh Pra Kualifikasi PORA Di Abdya Resmi Di Buka Bupati Berjuluk Bumoe Breuh Sigupai

Foto : Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim Buka Pra PORA III catur Se- Aceh

Blang Pidie, beeitamerdekaonline.com – Genderang prang para Atlet Cabang Olahraga Catur se- Aceh, dalam rangka Pra- kualifikasi Pekanbaru Olahraga Rakyat Aceh ( Pra- PORA) III tahun 2021 secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim disaksikan oleh Ketua Umum Percasi Provinsi Aceh Ihsanuddin, Jum’at (15/10/2021).

Kegiatan bertajuk melalui kejuaraan Catur Pra Kualifikasi PORA tahun 2021, mari kita tingkatkan semangat kesatuan dan persatuan menuju tuan rumah bersama PON 2024 Aceh- Sumut tersebut, dihadiri oleh 22 Kabupaten/ kota, kecuali Aceh Barat yang tidak memiliki kepengurusan secara depenitip, maka daerah tersebut tidak diijinkan untuk bertanding, kata Qamaruzzaman Hagny, M, Sos, selaku ketua Panitia sekaligus Pengurus Harian Percasi Aceh.

Selain itu, Qamaruzzaman juga menyatakan bahwa seluruh atlet catur yang hadir pada saat ini, diharapkan menjungjung tinggi sportifitas, disiplin, dan tata tertib yang dikeluarkan oleh panitia agar pelaksanan dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu dan sasaran, terangnya.

Sementara Ketua Umum Percasi Aceh, H. Ihsanuddin MZ, SE, MM dalam sambutannya mengatakan sangat gembira dan bangga bahwa dirinya dapat bertemu dengan kawan lamanya di Abdya, selain itu hal yang utama perjalanannya untuk menyeleksi para atlet catur untuk pertandingan PORA yang Insya Allah akan dilaksanakan di Pidie 2022 mendatang.

Terakhir, kata Politisi PPP Aceh itu, kita akan upayakan catur lewat ke PON XX mendatang, untuk itu selain mencari Atlet yang berbakat dan cerdas, juga akan melakukan upaya- upaya latihan lainnya, seperti mengikuti kejuaraan dan pelatihan di luar negeri, terangnya.

Sedangkan Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim menyatakan selamat datang kepada pengurus percasi Aceh dan para atlet catur dari 21 Kabupaten/kota, untuk bertanding di daerah ini.

” Inilah Daerah berjuluk Bumoe Breuh Sigupai yang luasnya sekitar 60 ribu km persegi, yang masyarakatnya sedikit tertutup, bermata pencaharian sebagai petani, nelayan, dan pedagang serta l lainnya seperti PNS, POLRI/ TNI dan karyawan lainnya” Terang Bupati.

Sebagai Daerah tujuan wisata daerah ini pun banyak menyajikan kerajinan, wisata alam berupa semenanjung laut.

Dan terima kasih, kami ucapkan kepada Pengurus Percasi Aceh, Koni dan Percasi Abdya, telah memberikan kepercayaan kepada Bumuo Breuh Sigupai melaksanakan pra- PORA, semoga berlangsung sukses dan bila ada kekurangan jangan sungkan menghubungi kami, terang Bupati Akmal Ibrahim mantan wartawan serambi Indonesia itu (Man)

banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.