BPTP Bengkulu dan Pemda Kabupaten Bengkulu Selatan Gelar FGD Grand Design Food Estate

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Bengkulu bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Selatan melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Grand Design Pengembangan Kawasan Food Estate Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat, 13 Mei 2022 yang bertempat di Balai Sekundang, Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan.

Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Bengkulu bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Selatan melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Grand Design Pengembangan Kawasan Food Estate Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat, 13 Mei 2022 yang bertempat di Balai Sekundang, Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan.

Penyusunan Grand Design Pengembangan Kawasan Food Estate Kabupaten Bengkulu dilaksanakan oleh BPTP Bengkulu sejak Maret 2022. Dalam kesempatan kali ini, Plt. Kepala BPTP Balitbangtan Bengkulu, Dr. Suharyanto, SP, MP turut hadir pada acara kali ini.

“FGD kali ini merupakan tahapan untuk memantapkan penyusunan Grand Design Pengembangan Kawasan Food Estate Kabupaten Bengkulu Selatan, ungkap Dr. Suharyanto, SP, MP, Kepala BPTP Bengkulu”.

Sebagai mitra Kerjasama Pemda Bengkulu Selatan BPTP Bengkulu dengan 18 anggota tim sebagai narasumber ahli dikomandani oleh Dr. Hamdan, SP.,M.Si telah menyelesaikan draft grand design dan akan disempurnakan kembali setelah FGD ini.

Selanjutnya, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, SE, MM menyampaikan bahwa pelaksanaan Food Estate ini seperti mimpi bagi kita tapi harus terlaksana, harus disertai dengan tindakan nyata.

“Pelaksanaan pertanian saat ini masih akan tetap berlanjut dengan ada atau tidak ada campur tangan dari pemerintah, saat ini bagaimana kita ikut berperan dalam peningkatan kesejahteraan petani” papar Gusnan Mulyadi.

“Rencana strategis Daerah ini dilaksanakan dengan bantuan tenaga ahli dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Bengkulu dan mengundang pihak-pihak terkait serta masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani, pembudidaya perikanan, peternak yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan.” tambah Gusnan.

Grand design yang disusun ini adalah untuk membangun food estate berbasis korporasi petani di lahan pertanian tanaman pangan Kabupaten Bengkulu Selatan, harapan kedepannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani, menjamin ketersediaan pangan, dan peningkatan ekonomi wilayah.

Melalui Pengembangan Kawasan Food Estate, Kementerian Pertanian berupaya mendukung peingkatan ekonomi dengan peningkatan daya saing pertanian di daerah.

Terdapat tiga kawasan dalam pengembangan kawasan Food Estate di Kabupaten Bengkulu Selatan yakni Klaster 1 dengan komoditas padi dan jagung (Kecamatan Seginim dan Air Nipis), Klaster 2 dengan komoditas Jagung (Kecamatan Bunga Mas, Kedurang Ilir dan Kedurang) dan Klaster 3 komoditas agroforestry, durian, kopi, alpukat dan jagung (Kecamatan Ulu Manna dan Air Nipis).

Sumbang saran yang diberikan semua peserta FGD memberikan gambaran akan harapan keberhasilan pembangunan food estate di Kabupaten Bengkulu Selatan. Kemandirian pangan adalah cita-cita yang ingin dicapai setiap masyarakat di seluruh Indonesia tak terkecuali Bengkulu Selatan. Kemandirian pangan merupakan salah satu tolak ukur atau indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah dalam mensejahterakan masyarakatnya. (BTP)

banner 700x280 banner 700x280 banner 700x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.