Kebakaran Rumah di Kalijambe Pekalongan Akibatkan Kerugian Ratusan Juta

PEKALONGAN, Beritamerdekaonline.com – Kebakaran melanda rumah milik warga di Dukuh Gandulanlor Rt. 03 Rw. 16 desa Kalijambe kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan, Jumat (25/11).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Sragi AKP Nurcholis membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, sekitar pukul 14.30 wib telah terjadi kebakaran di Dukuh Gandulanlor Rt. 03 Rw. 16 desa Kalijambe kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, kejadian bermula ketika Agus Sunaryo (47) sekira pukul 14.30 wib sedang menyedot BBM jenis pertalite dari KBM Kijang super miliknya untuk dimasukkan kedalam ember. Disaat bersamaan istrinya (Suhaemi) juga sedang memasak di dalam rumah.

“Saat masak, Suhaemi sempat mengganti tabung LPG, setelah tabung gas LPG terpasang, kemudian dia menyalakan kompor. Seketika itu, timbullah api dan langsung menyambar KBM Kijang hingga menimbulkan ledakkan dari KBM tersebut,” tuturnya.

Agus dan Suhaemi berusaha memadamkan api tersebut, namun malah mengalami luka bakar. ” Mereka berdua kemudian dilarikan ke RSI Pekajangan,” ungkap AKP Nurcholis.

Api yang terus membesar akhirnya menyambar 2 rumah tetangganya Khotijah dan Mugiono. Beruntung Khotijah (70) yang saat itu berada di dalam rumah langsung di evakuasi oleh warga setempat.

Polsek Sragi yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan Damkar kabupaten Pekalongan dan PMI kabupaten Pekalongan.

“Bersama warga setempat, Polsek Sragi dan Damkar serta PMI Kabupaten Pekalongan melakukan pemadaman. Juga dibantu Damkar kota Pekalongan, sehingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 wib,” jelas Kapolsek.

Dari peristiwa tersebut, AKP Nurcholis menyampaikan Agus dan Suhaemi mengalami luka bakar luar dari paha sampai telapak kaki.

“Rumah yang terbakar ada 2 unit, yaitu milik Agus dan Khotijah, sedangkan untuk rumah milik Mugiono hanya terbakar sedikit di bagian atapnya. Sementara kerugian yang dialami para korban ditaksir mencapai 250.000.000,-” jelasnya. (afk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *