Sungai Eufrat Sudah Mulai Mengering

Sungai Eufrat Sudah Mulai Mengering

beritamerdekaonline.com — Umat Islam mengharuskan percaya pada hari akhir, akhir-akhir ini dihebohkan dengan isu tanda-tanda kiamat sudah dekat yaitu sungai Eufrat mengering hingga munculnya gunung Emas.

Perlu diketahui apa saja tanda-tanda kiamat, dari sungai Eufrat mengering dan munculnya gunung Emas. Kedua tanda tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Bukan hanya itu saja, tanda-tanda kiamat sudah dekat hingga kini mulai atau sudah bermunculan. Namun kebanyakan orang menandakannya dengan patokan sungai Eufrat mengering dan munculnya gunung Emas.

Menurut agama Islam, rukun iman yang kelima adalah mempercayai dan meyakini hari akhir, yaitu hari kiamat.

Hari Kiamat disebutkan berkali-kali dalam ayat Al-Qur’an maupun hadist. Maka melalui perkataan Rasulullah SAW yaitu hadist yang dapat merincikan tanda-tanda kiamat tersebut.

Umat Islam meyakini salah satu tanda akhir zaman ialah mengeringnya sungai Eufrat, dan disertai kemunculan gunung emas.

Sungai terpanjang di Asia Barat ini dihebohkan pada tahun ini karena debit air di sungai Eufrat menurun drastis hingga mulai mengering.

Melansir dari Sosial media instagram @islamuptodate hari ini beritamerdekaonline.com lihat Minggu (27/11/2022) penampakan dalam Video Manusia bisa menginjakan kaki di area sungai yang telah mengering, tidak disangka ditemukannya sesuatu yang mengejutkan, yaitu sebuah lubang misterius di dasar sungai Eufrat, Kota Ana Provinsi Anbar Irak.

Lubang-lubang tersebut tidak berbentuk bulat seperti goa pada umumnya, melainkan berbentuk kotak persegi seperti pintu. Banyak orang yang mengaitkan pertanda akhir zaman dan akan kemunculan Yajuj Makjuj.

Menurut para peneliti dari berbagai sumber, mereka menduga bahwa penemuan tersebut merupakan situs-situs kuno dan bersejarah yang tenggelam oleh air di Sungai Eufrat sementara lubang-lubang di Sungai Eufrat tersebut diduga sebagai makam orang-orang penting di masa lalu.

Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti mengenai lubang-lubang misterius tersebut.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda, ‘’Hari Kiamat tak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkapkan ‘Gunung Emas’ yang mendorong manusia berperang. 99 dari 100 orang akan tewas (dalam pertempuran), dan setiap dari mereka berkata, ‘Mungkin aku satu-satunya yang akan tetap hidup’.’’ (HR Bukhari).

•Analogi Emas dari Berbagai Sudut Pandang

Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya, dari setiap seratus orang yang memperebutkannya, terbunuhlah sembilan puluh sembilan orang.

Sebagian orang mengatakan bahwa emas yang dimaksud di sini adalah minyak bumi, karena negara sekitar sungai tersebut kaya akan minyak bumi.

Tanda-tanda Kiamat Sudah Dekat, Sungai Eufrat Mengering dan Munculnya Gunung Emas dalam Video (Youtube)
Namun, kebanyakan ulama memahaminya dengan gunung emas sebagai bentuk aslinya. Alasannya, karena Nabi SAW menyebutkan emas tersebut berupa gunung, yaitu menggambarkan bentuknya menjulang, dengan berupa gundukan besar di atas permukaan tanah.

•Persamaan

Nabi SAW dalam hadistnya, bahwa orang-orang akan berebut untuk mendapatkannya.

Sama seperti minyak bumi dan Emas adalah hal yang selalu diperebutkan banyak orang.

Hanya saja tambang minyak bumi diperebutkan oleh pihak-pihak tertentu, namun banyak orang yang terlibat didalamnya.

Bisa saja negara-negara perang merambat dari konflik Rusia-Ukraina, Israel-Palestina. Wallahu a’lam.

Namun hal penting bagi siapa saja yang nantinya menyaksikan kemunculan gunung emas tersebut, jangan ikut memperebutkannya, karena kalau tidak akan terbunuh, maka dia akan menjadi pembunuh.

Semoga Alloh SWT senantiasa menjaga kita dari fitnah akhir zaman dan menjadikan bagian dari golongan orang-orang yang selamat.

Aamiin Ya Rabbal Allamiin

Editor : Kang yana/Red
Regional Jawa Barat
Source : IG @islamuptodate & Youtube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *