banner 1028x90

Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Gelar Pelatihan Guru Master Revitalisasi Bahasa Daerah

Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan Pelatihan Guru Master Revitalisasi Bahasa Daerah yang bertempat di Aula Hotel Mercure Bengkulu.

Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan Pelatihan Guru Master Revitalisasi Bahasa Daerah yang bertempat di Aula Hotel Mercure Bengkulu.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Drs. H. Khairil Anwar, M.Si., menyampaikan dukungan penuh serta ucapan terima kasih atas pelaksanaan Program Revitalisasi Bahasa Daerah yang dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu pada tahun 2023.

“Program ini mendukung bahasa daerah Provinsi Bengkulu tetap terjaga,” ucapnya. Dirinya juga mengimbau kesadaran seluruh pengampu kepentingan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu untuk menjaga dan memelihara bahasa daerah melalui upaya-upaya yang dilakukan di daerah.

“Untuk mendukung hal itu, perlu terbitnya peraturan daerah untuk menaungi pelestarian bahasa daerah di Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah mendukung Program Revitalisasi Bahasa Daerah yang dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu.

Program Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Bengkulu akan merevitalisasi tiga bahasa lokal yang ada di Provinsi Bengkulu, yaitu bahasa Enggano, bahasa Rejang, dan bahasa Bengkulu dialek Serawai. Saat ini program Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Bengkulu memasuki tahap Pelatihan Guru Master di mana pada tahapan ini para maestro (fasilitator) akan mengajarkan materi dalam modul pembelajaran bahasa daerah kepada para guru master.

“Setelah mendapatkan pelatihan, para guru master akan mengimbaskan materi dari modul pembelajaran bahasa daerah ke guru lainnya kepada siswa di sekolah di tingkat kabupaten/kota,” jelas Dwi.

Kegiatan ini diikuti oleh 252 guru yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan selama empat hari, Selasa—Jumat (9—12 Mei 2023). Dalam kegiatan ini akan diajarkan tujuh modul berbahasa daerah yang terdiri atas: 1) Berpidato dalam bahasa daerah, 2) tembang tradisi, 3) membaca dan menulis puisi berbahasa daerah, 4) mendongeng dalam bahasa daerah, 5) membaca dan menulis Aksara Ulu, 6) cerpen berbahasa daerah, dan 7) komedi tunggal berbahasa daerah. Kegiatan ini nantinya diharapkan dapat menghasilkan tenaga pendidik yang andal, menguasai bahasa daerah sehingga dapat mengimbaskan kepada tunas bahas ibu (generasi muda), serta terlibat aktif dalam menghidupkan kembali, melindungi, dan melestarikan bahasa daerah. (Tim)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics