FKPPI Jateng Jalin MoU Pengabdian Masyarakat dengan IKAL-Lemhanas

Ketua DPD IKAL Lemhannas Jawa Tengah, Prof Dr Ir Sri Puryono Karto Sodarmo MP bersama Ketua PD XI FKPPI Jateng, Erry Sadewo, SH usai penandatanganan MoU. (Ist)

SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pengurus Daerah XI keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Jawa Tengah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama DPD IKAL Lemhannas Jawa Tengah.

Ketua PD XI FKPPI Jateng, Erry Sadewo menyampaikan, kesepakatan guna menguatkan beberapa pokok isi perihal pengabdian masyarakat. Salah satu bentuknya, mengamalkan kembali norma hingga nilai Pancasila untuk seluruh elemen masyarakat.

“Jadi agar tumbuh kembang atau pelestarian Pancasila sampai ke bawah, yakni anak-anak untuk kembali pada pedoman nilai Pancasila,” jelas Erry Sadewo, usai Rakerda, Sabtu (22/7/2023) sore.

MoU, dilakukan pada rangkaian kegiatan Rakerda DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL-Lemhannas) Jawa Tengah, Sabtu (22/7/2023) siang, di Hotel Pandanaran, Kota Semarang.

Dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani, turut dihadiri pejabat Pemrov Jateng terkait. Serta puluhan organisasi kepemudaan (OKP) se Jateng.

Dari MoU, lanjut Erry Sadewo, menjelaskan kondisi anak-anak bangsa kini masih banyak jauh dari nilai, norma ke Indonesiaan. Maka perlu pembenahan, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.

“Ini menjadi perilaku waspada. Artinya, sikap budaya yang ditanamkan pendiri bangsa jangan sampai luntur,” tandas Erry Sadewo.

Selain itu, di era keterbukaan informasi hingga teknologi. Juga perlu ada pengawasan yang signifikan, dari seluruh stakeholder. Termasuk orang tua kepada anak-anaknya.

“Anak-anak kini ramai memainkan teknologi seperti game daring dan sejenis lain. Terutama perubahan budaya berpakaian, perlu bersama kita pahamkan kembali,” terang Erry Sadewo.

Sementara, penerapan itu diiringi dengan prinsip dan nilai Pancasila. Meliputi 5 T, yakni Tanggap, Tegas, Tepat, Terprogram, serta Tanggung Jawab.

“Tanggap, semua elemen harus sigap atasi kebebasan budaya luar. Tegas, negara harus tegas perihal masuknya budaya luar. Tepat, memberi pendidikan anak-anak,” ungkap Erry Sadewo.

Lalu, Terprogram diartikan setelah 3 (tiga) elemen berjalan harus dikelola dengan baik. Serta terakhir, Tanggung Jawab semua pihak termasuk lingkungan terdekat.

“Harapannya apa?, kami sebagai organisasi kepemudaan ini mampu memberi contoh negara-negara lain. Bahwa mampu mendukung pelestarian
kebudayaan asli Nasional,” imbuh Erry Sadewo.

Untuk diketahui, kegiatan Rakerda dipimpin langsung oleh Ketua DPD IKAL Lemhannas Jawa Tengah, Prof Dr Ir Sri Puryono Karto Sodarmo MP. (lim)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics