Baru Kerja Tiga Hari, Warga Bali Wafat Di Amerika Serikat

I Kadek Roi Astika saat masih hidup.

BALI, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Kabar duka datang dari kalangan perantau di negeri Amerika Serikat. Salah seorang warga Indonesia yang berasal dari Desa Pemuteran Buleleng, Provinsi Bali, atas nama I Kadek Roi Astika dikabarkan meninggal dunia, di Nashvile TN, hari Minggu 5 November 2023.

Kabar duka itu disampaikan oleh rekan almarhum sesama WNI di Amerika, Eddie Suartana, dalam grup FB Lowongan dan Peluang di Philadelphia yang diinisiasi Indonesian Lantern seperti dilihat Jumat (10/11/2023).

Saat dihubungi wartawan pada Jumat pagi, Eddie mengaku belum tahu penyebab meninggalnya Roi. Saat ini polisi masih melakukan autopsi jenazah Almarhum. Polisi setempat juga sudah memberi kabar kepada keluargnya via telepon di Bali.

“Keluarga sudah tahu, pihak kepolisian menelepon keluarga pertama, dan keluarga akhirny menelepon saya karena kebetulan sepupu alharhum nikah sama sepupu saya,” katanya,

Eddie mengatakan cerita terakhir soal Roi dilihat oleh rekan kerjanya pada malam setelah off kerja.

Selanjutnya besok paginya dia mesti kerja tapi almarhum tidak datang. Dan, karena beliau tinggal di hotel maka dicari sama staff hotel dan sudah ditemukan meninggal di kamar hotel.

Roi baru saja mengadu nasib di negeri Paman Sam. Dia tiba di Amerika tanggal 31 Oktober 2023 dengan menggunakan J1 visa dan mengikuti intership program di Thompson Gotel Nashvile sebagai cook. Program J1 yang seharusnya untuk 1 tahun namun almarhum hanya sempat bekerja 3 hari.

Roi yang masih muda (20 tahun ) nekad ke Amerika meskipun biaya program hampir Rp 200 jutaan dengan harapan untuk mengubah hidup dan membantu keluarga, namun rencana Tuhan tak ada yang tahu. Roi meninggal di tengah perjuangannya untuk meningkatkan ekonomi keluarganya.

“Saat ini saya masih menunggu pihak insurance untuk untuk proses repatriation (pemulangan jenazah). Insurance akan cover seluruh biaya repatriation depends on the cause of death. Saya juga sudah melaporkan ke pihak KJRi Houston,” ujarnya.

Saat ini alhmarharhum berada di Crawford funeral home Nashvile TN.

“Dan kita semua masih menunggu hasil autopsy it will take up to 8 weeks,” katanya.

Pemulangan jenazah ke Indonesia rencananya minggu depan. “Kalau ndak Selasa atau Rabu,” katanya lagi.

Atas inisiatif sendiri, Eddie ingin menggalang dana untuk proses pemulangan jenazah alharhum, dengan harapan semua biaya akan ditanggung pihak Insurance.

“Dan seandainya iya semua dana terkumpul akan saya serahkan ke pihak keluarga. Sumbangan bisa di kirim ke Zelle Made Suartana Email:eddiesuartana@gmail.com
Phone : 7574690611,” katanya.

“Cash app: $MadeSuartana
Venmo : @Made suartana
Paypal: eddiesuartana@gmail.com
Tolong dikasi note: Donation for Roi.

Atas nama keluarga dan kerabat saya mengucapkan banyak terimakasih . Salam sehat teman teman di perantauan. Semoga kita semua diberi perlindungan oleh Tuhan,” katanya. (INT)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics