Lurah Maguwoharjo Sah Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus Dugaan Tipikor MafiaTanah Pemanfaatan TKD Maguwoharjo 

Yogyakarta,Beritamerdekaonline.com – Penyidik Kejaksaan Tinggi DIY telah menaikkan status seorang saksi menjadi tersangka dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) Maguwoharjo Kabupaten Sleman.Hal tersebut diungkapkan penyidik Kejati DIY,Jumat (03/11/2023).

“Penetapan KD sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Tinggi DIY Nomor Tap – 149/M.4/Fd.1/11/2023 tanggal 02 November 2023 atas nama tersangka “KD” selaku Lurah Maguwoharjo,” papar Herwatan selaku Kasi Penkum Kejati DIY.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mendapatkan minimal 2 alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 ayat 1 KUHAP,” lanjutnya.

Selanjutnya terhadap tersangka “KD” dilakukan pemeriksaan kesehatan dan oleh Tim Dokter dinyatakan menderita sakit.

“Selanjutnya terhadap tersangka berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi DIY Nomor Print – 1794/M.4/Fd.1/11/2023 tanggal 02 November 2023 dilakukan Penahanan Kota (dalam daerah hukum Kejaksaan Tinggi D.I.Yogyakarta) selama 20 hari terhitung sejak hari ini tanggal 02 November 2023 sampai tanggal 21 November 2023,” ungkap Kasi Penkum.

Seperti diketahui sebelumnya, pada kurun waktu tahun 2022 sampai dengan tahun 2023, “RS” selaku Direktur PT. Indonesia Internasional Capital telah memanfaatkan dan membangun perumahan Kandara Village sebanyak 152 unit pada lahan seluas lebih kurang 41.655 M2 yang merupakan tanah Kas dan Pelungguh Kalurahan Maguwoharjo Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman yang berlokasi di Padukuhan Pugeran.

Bahwa “RS” yang juga merupakan pendiri dan pemilik PT. Komando Bayangkara Nusantara juga telah memanfaatkan dan membangun perumahan D’Jonas dan NIrwana Djiwangga dan telah membangun rumah sebanyak 53 unit pada lahan seluas lebih kurang 79.450 M2 yang merupakan tanah Pelungguh Kalurahan Maguwoharjo Kapanewon Depok Kabupaten Sleman DIY yang berlokasi di Padukuhan Jenengan.

Bahwa Pemanfaatan Tanah Kas dan Pelungguh Kalurahan Maguwoharjo Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY yang dilakukan oleh PT. Indonesia Internasional Capital dan PT. Komando Bayangkara Nusantara tidak ada IZIN dari Gubernur DIY.

“Bahwa terdapat “KD” sebagai Lurah yang memiliki kedudukan pejabat fungsionaris yang menjalankan pemerintahan desa, telah diberikan kewenangan berdasarkan Pasal 7 ayat (2) PERGUB DIY No. 34 Tahun 2017 yang mana bertanggungjawab atas pemanfaatan tanah kas desa tersebut. Namun “KD” selaku Lurah Maguwoharjo tidak melakukan upaya penghentian terhadap pembangunan yang dilakukan oleh “RS” padahal mengetahui bahwa Pembangunan tersebut tidak bersesuaian dengan fungsi atau kegunaan tanah kas desa dan pelungguh serta tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Atas perbuatan “RS” bersama-sama “KD” tersebut berakibat timbulnya Kerugian Negara cq. Pemerintah Kalurahan Maguwoharjo yaitu :

Terhadap pemanfaatan TKD dan Pelungguh yang berlokasi di Pugeran luas lahan lebih kurang 41.655 M2 jumlah kerugian negara sebesar Rp. 486.000.00,- .

Terhadap pemanfaatan tanah Pelungguh yang berlokasi di Jenengan luas lahan lebih kurang 79.450 M2 jumlah kerugian negara sebesar Rp. 509.120.00,-

Dengan demikian jumlah Kerugian Negara sebesar Rp. 995.120.000,-.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Primair : Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP .

Subsidiair :Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.( Mad CANDRA).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics