Sepandai-Pandai Tupai Melompat Pasti Terjatuh Jua, Ketua Koperasi TJS di Tahan Polisi

KUALA KAPUAS (KALTENG), BERITAMERDEKAONLINE.COM – Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti jatuh juga. Peribahasa ini pantas dialamatkan kepada oknum Ketua Koperasi TJS berinisal K. K selain menjabat sebagai Ketua Koperasi, juga menjabat sebagai Kades desa Tumbang Tukun Karya. K akhirnya resmi dtahan oleh Kepolisian, setelah bukti dan saksi diperiksa pihak Kepolisian.

Hal itu yakni menindaklanjut laporan Lawfirm Scorpions, pada tanggal 5 Juli 2023 nomor 10/LP.LFS/VII/2023 tentang dugaan penggelapan dana Sisa Hasil Kebun (SHK) 20%, dari lahan inti/plasma PT.Kalimantan Ria Sejahtera (KRS), kepada ketua koperasi Tukun Jaya Sejahtera (TJS), ke Direktorat Kriminal Umum Polda Kalteng.

“Total kurang lebih Rp 160 jutaan itu mulai dilakukan penyelidikan dari pelimpahan Polda Kalteng ke Polres Kapuas, sesuai Locus Diliktinya. Terlapor berinisial K yang juga sebagai kades Tukun Kec Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas,” kata Adokat Haruman Supono, Kamis (16/11/2023).

Sebelumnya, pemeriksaan telah dilakukan untuk memberi keterangan sebagai saksi pelapor/korban/ anggota koperasi, Aran dan kawan-kawan, Selasa (25/7) di Polres Kapuas didampingi kuasa hukum Law Firm Scorpions Adv.Haruman Supono,SE,SH,AAIJ atau yang akrab disapa Haruman.

Pada media ini dijelaskan, berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan keterangan para saksi secara materil, telah memenuhi unsur baik subjektifitas maupun obyektifitas harus di pidana.

“Kami dari penasehat hukum, yakin proses hukum berjalan obyektif dengan sangkaan pasal 372 jo pasal 374, 378 KUHPidana dengan ancaman penjara 5 tahun. Dalam hal ini perusahaan KRS telah memenuhi kewajibannya tetapi pengurus ketua koperasi yakni K, yang melakukan penyelewengan dan penggelapan dana koperasi milik para anggota yang tidak diberikan sejak bulan Agustus 2022 hingga periode April 2023,” ujarnya.

Proses penyelidikan dan penyidikan berlangsung kurang lebih 4 bulan dan dilakukan peningkatan penyidikan LP pada tanggal 12 Oktober 2023, pada akhirnya pada panggilan kedua hari Rabu tanggal 15 November 2023, setelah dilakukan gelar perkara pada bulan Oktober lalu, akhirnya Kades desa Tumbang Tukun Karya ditahan oleh penyidik Polres Kapuas untuk 20 hari ke depan.

“Itulah ulah dari ketua koperasi TJS yang merangkap jabatan sebagai kepala desa akhirnya Tumbang juga, sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga,” pungkasnya. (Red/Jeremi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics