Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tolitoli Tangkap Pelaku Pengedar Sabu Seberat 4.97 Gram

Pelaku S Alias A bersama Barang bukti di duga sabu 4.97 gram.

SULTENG/TOLITOLI, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Seorang pria di kabupaten Tolitoli harus berurusan dengan Polisi, karena diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu sabu. Pelaku adalah berinisial S alias A, ditangkap oleh Tim Opsnal Satnarkoba Polres Tolitoli yang dipimpin KBO Narkoba IPDA Sutiman pada Selasa (14/11/2023) sekira pukul 23.45 WITA,  di dusun Doyan Desa ogomoli kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah.

Kapolres Tolitoli melalui Kasi Humas Polres Tolitoli IPTU Budi Atmojo kepada wartawan mengatakan, terduga pelaku di tangkap berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa terduga sering mengedarkan sabu di dusun Doyan, Desa Ogomoli, Kecamatan Galang. Atas informasi tersebut tim opsnal kemudian bergerak untuk lakukan penyelidikan, Jumat (17/11/2023).

Dari hasil penyelidikan kata Kasi Humas, terduga pelaku berhasil di tangkap di rumahnya dijalan muh Nasir Dusun Doyan Desa Ogomoli Dari dentitas Pelaku diketahui berinisial S Alias A (41).

Saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian terduga pelaku, polisi tidak menemukan barang bukti yang ada hubungannya dengan narkotika penggeledahan dilanjutkan ke rumah pelaku, yang disaksikan oleh aparat pemerintah setempat(RT).

“Saat di geledah dirumah pelaku,ditemukan 2 paket diduga sabu dilantai teras rumah dan 2 paket sabu ditemukan didalam pembungkus Rokok dan 1 alat hisap sabu (Bong) yang terpasang kaca pireks,” kata Kasi Humas Polres Tolitoli.

Dari penangkapan tersebut selain mengamankan terduga pelaku pengedar sabu S Alias A, Polisi juga mengamankan barang bukti 4 paket diduga sabu dengan berat bruto 4,97 gram dan alat hisap (bong).

“Semua barang bukti tersebut diakui oleh pelaku adalah miliknya,” jelas Budi Atmojo.

Selanjutnya terduga pelaku S Alias A bersama barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polres Tolitoli guna menjalani proses Lanjut.

Pasal yang di persangkakakan pasal 112 ayat 1 undang undang RI nomor 35 tahun 2009 dipidana dengan penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,dan pidana denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar. (Alm)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics