BNNP DIY Gencarkan Razia, Tingkatkan Wilayah Bersih Narkoba

YOGYAKARTA, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Aksi tak kenal lelah untuk memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba terus dilakukan jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY. Kali ini dalam rangka meningkatkan wilayah Bersinar (Bersih Narkoba), tim BNNP DIY melancarkan operasi di sejumlah kost eksklusif yang ada di Sleman.

Kepala BNNP DIY Brigjen Polisi Andi Fairan kepada awak media, Kamis (7/12/2023) siang, menuturkan, tidak hanya mewujudkan wilayah Bersinar, namun pihaknya juga meningkatkan intensitas operasi untuk kewaspadaan menjelang momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kami gencar melakukan operasi ini juga untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang libur Natal dan Tahun baru 2024. Yang perlu menjadi perhatian adalah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di momen-momen khusus seperti pesta tahun baru,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan dan Intelejen BNNP DIY Kombes Polisi Arief Darmawan SSi, MIP menyatakan, pihaknya sempat melancarkan operasi di dua tempat kos eksklusif.

“Bidang Pemberantasan BNNP DIY sempat melaksanakan kegiatan razia atau operasi penyelidikan tempat daerah rawan narkotika ini menyasar dua lokasi kos-kosan eksklusif di daerah Papringan dan Condongcatur,” ujar dia.

Arief Darmawan menyebutkan, kegiatan yang berlangsung, Jumat (1/12/2023) pagi, diawali dengan apel bersama oleh seluruh anggota tim dan dilanjutkan dengan razia.

“Tes urine dilaksanakan secara acak terhadap 50 orang dengan hasil dua orang positif amphetamine atau sabu. Kedua pelaku lalu dibawa ke BNNP DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Kegiatan ini merupakan implementasi strategi hard power approach yang dilakukan BNNP DIY melalui penegakan hukum dan pemberantasan jaringan serta penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Diharapkan dari kegiatan tersebut dapat menciptakan DIY sebagai wilayah yang Bersinar bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ucap dia, Kamis siang.

BNNP DIY menilai kos eksklusif tanpa induk semang berpotensi dimanfaatkan untuk penyalahgunaan narkotika, sehingga BNNP DIY menggiatkan razia secara masif dan menyeluruh.

“Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif terkait barang bukti sabu yang digunakan oleh dua orang mahasiswa tersebut,” kata Kabid Pemberantasan dan Intelejen BNNP DIY. (KOM/RR)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics