banner 1028x90

“Melejit Diangka 100 Ribu, Harga Cabai di Pasar Purwodadi Kota Arga Makmur BU”

"Melejit Diangka 100 Ribu, Harga Cabai di Pasar Purwodadi Kota Arga Makmur BU"

Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Harga komoditi cabai merah di Pasar Purwodadi Kota Arga Makmur Bengkulu Utara melonjak naik drastis, hampir satu bulan lamanya. Harga cabe tembus di 80 ribu sampai 100 ribu rupiah per kilogramnya. Hal ini membuat warga Kota Arga Makmur mengeluh akibat terlalu mahalnya harga cabai di pasaran.

Harmi Ani (32) tahun, dan juga beberapa warga Kota Arga Makmur Bengkulu Utara, mengatakan harga cabai merah terus menerus melonjak dalam beberapa minggu akhir-akhir ini. Padahal, biasanya harga cabai merah (normal-red) paling tinggi seharga 35 ribu rupiah per Kg.

“Atas kenaikan harga cabai. Dan pantauan dilapangan dimana, kami masyarakat Kota Arga Makmur Bengkulu Utara (BU) berharap betul adanya tindakan dari Pemerintah Daerah untuk menanggulanginya,” ujarnya. Pada Jum’at (8/12/2023).

Yang jelas tingginya harga komoditas pokok ini membuat banyak konsumen menjerit. Khususnya bagi masyarakat ekonomi lemah di Kota Arga Makmur, dimana harus menerima dengan lapang dada dengan keadannya kenaikan cabai tersebut.

“Apa mau dikata meski begitu, masyarakat sangat terpaksa tetap membeli lantaran cabai ini sudah menjadi bahan pokok utama masakan sehari-hari terutama para ibu-ibu, banyak yang menyiasati dengan membeli secara eceran.”

Masih disampaikanya lagi, kami sangatlah kecewa dengan adanya kenaikan harga tersebut, yang tadinya dimana harga cabai merah yang murah, tiba-tiba melonjak mejadi selangit harganya, jelasnya.

Terpisah Siti Qoriah Kepala Dinas Perdagangan (Disperindak) Bengkulu Utara di cerca terkait kenaikan harga cabe merah yang berlalu hampir satu bulan lamanya dan belum stabil ini membenarkan terkait kenaikan harga cabai tersebut bahkan dirinya mengatakan kita sudah melakukan sidak pasar dan juga berkoordinasi dengan staf, dimana peredaran cabai di pasar Kota Arga Makmur memang sedikit dari pedagang, dan hanya cabai lokal.

Lanjut Kadis, jadi cabai lokal ini tidak cukup untuk (mencukupi-red) memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Arga Makmur BU, dimana biasanya untuk mencukupi kebutuhan cabai ini kita mendapat suplai cabai dari luar Kabupaten dan sampai saat ini untuk cabai dari luar belum ada yang masuk ke Pasar Purwodadi Kota Arga Makmur Bengkulu Utara, untuk saat ini kita terus memantau dan terus berkoordinasi agar harga cabai tersebut dapat stabil kembali, tutupnya. (Yapp)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics