banner 1028x90

Viral, Saat Mau Diberkati Pernikahan Di Gereja, Mempelai Wanita Tiba-Tiba Membatalkan Pernikahannya

TAPANULI UTARA, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Terungkap penyebab batalnya pernikahan Darman Limbong dengan Natalia Nainggolan. Darman Limbong rela menerima pinangan dari orangtua si perempuan. Guru PPPK itu pun menyiapkan segala keperluan untuk rencana pesta bahagianya itu.

Namun, keduanya mendadak gagal melangsungkan pernikahan di salah satu gereja di Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (30/11/2023).

Pernikahan calon pengantin pria yang bernama Darman Limbong dengan calon mempelai wanita bernama Natalia Nainggolan itu sedianya disahkan di hadapan pendeta. Seluruh tamu undangan dan keluarga telah berada di gereja. Tak disangka, di hadapan pendeta, Natalia Nainggolan menjawab tidak mencintai calon suaminya itu. Pihak keluarga dan pengunjung yang berada di gereja sempat terkejut mendengar jawaban tersebut. Pendeta pun kembali mengulang pertanyaan yang sama sampai tiga kali.

Namun, mempelai wanita Natalia Nainggolan bersikukuh menjawab tidak mencintai pengantin pria. “Tidak,”jawab Natalia tiga kali ke Pendeta. Sontak, suasana mendadak jadi riuh. Sebagian yang hadir di gereja langsung berdiri seolah tidak percaya dengan jawaban mempelai wanita. Pendeta pun akhirnya tidak meneruskan pemberkatan nikah calon pengantin tersebut. Kenapa Natalia mengiyakan dari awal?

Catatan proses pernikahan hingga resepsti adat Batak yang dibicarakan kedua belah pihak:

Protestan: Mulai dari marhori-hori dinding, marhata sinamot, martuppol (di sini ditanya komitmen bersama) dan pemberkatan pernikahan di gereja.

Katolik: Mulai dari kursus pernikahan (menguatkan keinginan kedua calon mempelai), marhori-hori dinding, marhata sinamot, pemberkatan pernikahan di gereja.

Maka pernikahan itu ada prosesnya, tidak begitu saja melangsungkan pernikahan. Calon pengantin, pihak keluarga, serta para tetua-tetua adat sudah sepakat dari awal. Mulai dari menentukan hari hingga seluruhnya rangkaian prosesi adat. 

Kabarnya, calon pengantin perempuan, Natalia Nainggolan, seorang PPPK di Tarutung, dijodohkan oleh orangtuanya ke Darman Limbong, seorang PPPK di Sipahutar.

BACA JUGA : Begini Kronologis Siswi SMA Sampang Yang Melahirkan, Sekolah Tidak Curiga Karena Badan Siswi Itu Gemuk – Berita Merdeka Online

Konon, Darman Limbong, dianggap pria yang baik dan memiliki pekerjaan tetap. Sehingga keduanya dianggap cocok jadi pasangan suami istri. Saat keduanya dipertemukan, Natalia Nainggolan menyetujuinya. Sebelumnya, Natalia Nainggolan, diduga memiliki kekasih yang sama-sama satu pekerjaan PPPK di RS Tarutung. Tetapi tidak disetuju orangtua dari Natalia Nainggolan.

Bahkan, ibunda dari Natalia Nainggolan sudah memberitahukan kepada teman dari sang kekasih dari putrinya itu agar jangan mendekati Natalia Nainggolan lagi. Kabarnya, Natalia Nainggolan menuruti ibunya, karena khawatir kondisi ayahnya bisa semakin parah sakitnya karena selama ini sakit stroke.

“Mulai sian marhori-hori dinding sahat tu martumpol dioloi borua i do, alai tingki naeng dipasu-pasu didok ibanama (borunai) mangalusi amang Panditai, ‘naso adong holongna tu baoa i siala ingkon tu donganna hian do ibana na ingkon saut. Borua i P3K do di RS Tarutung jala baoai pe guru P3K do di Sipahutar,” demikian sumber Tribun-Medan.com. (Dari awal pembicaraan pernikahan, membicarakan pesta adat,mahar, sampai pertunangan diiyakan calon mempelai wanita (Natalia Nainggolan) itu, tapi saat akan pemberkatan pernikahan di gereja, dia menjawab di hadapan pendeta, tidak cinta pada pria itu. Jadi dia mencintai dan ingin sama pacarnya satu kerjaan sama-sama P3K di RS Tarutung).

Viral di Media Sosial

Momen saat pengantin wanita membatalkan pernikahannya itu viral di media sosial. Salah satunya yang terpantau diunggah di akun Facebook Fitra Dame Silitonga. Dalam video tersebut, tampak kehebohan terjadi di depan pelaminan.

Terdengar dalam video tersebut, pihak keluarga histeris setelah ucapan pengantin wanita yang menyebut dirinya tak mencintai calon suami. Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Fitra Dame Silitonga, ia menyebut bahwa kejadian tersebut baru pertama kali terjadi di Kecamatan Sipahutar.

“On pe adong na masa di sipahutar on songonon (baru kali ini ada kejadian seperti ini di Sipahutar).

Bubar pemberkatan di saat pendeta bertanya pada pengantin perempuan apakah engkau mencintai pasanganmu? Si pengantin perempuan menjawab tidak,” tulisnya.

Adapun pengantin wanita tersebut diketahui bernama Natalia Nainggolan, sementara pengantin pria bernama Darman Limbong. Dengan pengakuan pengantin wanita di hadapan pendeta tersebut, akhirnya Darman Limbong gagal bulan madu.  Peristiwa ini pun sontak viral di media sosial dan menuai beragam komentar warganet.

Diduga Belum Move on

Diduga pengantin wanita tersebut menggagalkan pernikahannya itu lantaran belum move on dari sang mantan. Hal tersebut diungkapkan oleh beberapa warganet yang meramaikan komentar unggahan TikTok @ekasimaremare.

“Paribanku do on, dang jadi pesta ala di sungkun pendeta holong do roham tu si bawa? sampe 3 kali, daong inna (Sepupukunya ini, tak jadi pesta karena saat ditanya pendeta, apakah kau mencintai penganti pria? sampai tiga kali, tidak katanya,” tulis @sintapakpahn.

“Dang move on dope sian mantan na, sampe ma didok, umakku do manuru au muli tusi inna, dang jolma i (Belum move on dari mantannya, wanita itu mengatakan bahwa ibunya yang menyuruhnya menikah dengan si pria itu. Gak manusia ini,” sambung @sintapakpahn.

Dijodohkan

Kabar yang beredar, Darman Limbong dan Natalia Nainggolan dijodohkan oleh orang tuanya. Konon Natalia Nainggolan sudah mengungkapkan perasaannya kepada orang tua dan keluarganya, bahwa dirinya tak mencintai Darman Limbong.

Namun, entah bagaimana ceritanya, proses perjodohan ini terus berlanjut. Persiapan demi persiapan pesta nikah secara adat Batak juga tetap berjalan. Tak disangka, rencana pernikahan itu gagal di gereja. Natalia yang dikabarkan bekerja sebagai PPPK di RS Tarutung, bersikukuh menyatakan tidak cinta kepada calon suaminya.

Sementara, sang calon suami, Darman Limbong juga PPPK di Kecamatan Sipahutar. Calon mempelai sama-sama PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Ganti Rugi

Peristiwa memilukan ini tak hanya sampai di gereja. Beredar kabar, pihak pengantin pria meminta pertangungjawaban kepada pihak keluarga Natalia Nainggolan.

Pasalnya, keluarga Darman Limbong telah menyerahkan mahar dan menyiapkan semuanya untuk pelaksanaan acara adat. Para tamu undangan dari luar daerah telah berdatangan.

Tenda-tenda didirikan, kursi disusun rapi, dan hidangan untuk ratusan tamu disediakan oleh keluarga Darman Limbong. Kabar yang beredar, awalnya keluarga Darman Limbong meminta ganti rugi sebesar Rp 104 juta.

Nominal itu terdiri atas mahar pernikahan sebesar Rp 30 juta, biaya makanan, serta biaya lainnya yang telah dikeluarkan pihak mempelai pria sejak tahapan awal proses pernikahan. Setelah berembuk, akhirnya kedua belah pihak sepakat di angka Rp 60 juta. (TRIBUN/INT)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics