Praktisi Ekonomi Harapkan Pariwisata Yogyakarta Tertata Lebih Baik, Tokoh Muhammadiyah Afnan Hadikusumo Sampaikan Hal Ini

Anggota DPD RI Dapil DiY Drs. Muhammad Afnan Hadikusumo.

DIY, BERITA MERDEKA Online – Praktisi Ekonomi, Arya Ariyanto, SE. M.Par, meminta bakal calon walikota Yogyakarta mendatang bisa memajukan pariwisata. Menurutnya, Yogyakarta adalah salah satu tujuan wisata terbaik, dan kota pendidikan. Bagaimana pariwisata tersebut bisa difahami masyarakat ? Diketahui, bahwa pariwisata berjalan seiring dengan sapta pesona, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.

“Pemerintah harus mengingat pariwisata dijalankan dengan konsep Sapta Pesona. Hal ini harus tertanam bagi masyarakat asli Yogyakarta maupun pendatang,” kata Arya, Minggu (3/3/2024).

Arya tidak menampik, bahwa didalam berjalannya sektor pariwisata, masih terdapat berbagai kekurangan. Seperti pengemplangan kuliner dan perparkiran.

“Dua hal yakni seperti pengemplangan kuliner dan perparkiran, harus mampu diselesaikan pemerintah Kota Yogyakarta mendatang,” sambungnya.

Arya menyampaikan adanya rencana larangan bus masuk di Kota Yogyakarta, seyogianya pemerintah punya solusi mengatasi hal tersebut.

“Jika memang dilarang, Pemkot Yogyakarta seyogianya ada solusinya. Karena selama ini Pemkot itu biasanya larangan dulu dilakukan, kemudian solusi.  Seperti halnya dulu ada larangan di alun-alun  utara, solusinya ada tetapi sambil berjalan. Contohnya, parkir yang disediakan di Ngampilan, kendati tidak memenuhi persyaratan. Karena tidak menampung atau mengakomodir parkir jenis kendaraan dalam jumlah banyak.”

“Akibatnya ada penambahan cost terhadap tour and travel, sekali jalan lima ribu rupiah, kalau pulang pergi dari Ngampilan ke Taman Sari Kraton. Jadi, harapan kedepannya, bagaimana menyadarkan kembali masyarakat Yogyakarta dengan Sapta Pesona, dan kebijakan pemerintah untuk mengatasi masalah tadi harus ada solusi yang tepat guna bukan solusi berjalan disamping larangan diberlakukan,” pungkasnya.

Balon Walikota Afnan Hadikusumo Ajak Masyarakat Bersama Bangun Pariwisata Lebih Baik

Dalam upaya meningkatkan dukungan terhadap sektor pariwisata, Muhammad Afnan Hadikusumo mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta, turut serta membanggakan destinasi wisata di kota Yogyakarta. Dorongan dan peran aktif dari masyarakat sekitar lokasi objek wisata sangatlah penting dalam hal untuk memperkuat sektor pariwisata di daerahnya.

“Saya meminta kepada seluruh warga Yogyakarta untuk bersama-sama membanggakan keindahan destinasi wisata Yogyakarta. Jadi, semua pemangku kepentingan, mulai dari hotel, restorant, travel-travel, angkutan laut, angkutan darat, angkutan udara, termasuk pengembangan produksi-produksi penunjang pariwisata perlu digalakkan, ini tanggungjawab bersama, karena sektor pariwisata salah satu penyumbang pendapatan asli daerah kita,” kata Afnan.

Kedepannya, Afnan jika terpilih menjadi Walikota Yogyakarta, akan lebin intens mendengarkan aspirasi masyarakat bagaimana tata kelola perpariwisataan sesuai kehendak bersama.

BACA JUGA : Jelang Pilkada Yogyakarta, Nama Para Balon Bermunculan Di Versi Polling Online – Berita Merdeka Online

“Aspirasi atau pendapat dan kritikan dari masyarakat kita butuhkan, tentu semuanya demi kebaikan bersama, bagaimana untuk mempertahankan destinasi wisata Yogyakarta lebih baik lagi. Pembangunan pariwisata yang telah dilakukan selama ini cukup baik, dan ini harus dipertahankan, agar pengelolaan sumber daya pariwisatanya, target atau capaiannya, potensi wisata, kelestarian lingkungannya, dan pengembangan produknya tetap stabil,” pungkasnya.

Biografi Muhammad Afnan Hadikusumo

Muhammad Afnan Hadikusumo lahir pada 6 Februari 1967. Afnan adalah seorang politikus Indonesia. Ia merupakan putera keempat dari tujuh bersaudara dari pasangan Hibrizie Hadikusumo dengan Siti Maryam.

Sejak kecil, Afnan dibesarkan di yaitu Kauman, yakni sebuah kampung Muhammadiyah  di pusat kota Yogyakarta. Ia menempuh pendidikan di Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Ia bergabung dengan DPD RI setelah sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi DIY periode tahun 2004–2009 dari  Partai Amanat Nasional (PAN) mewakili daerah pemilihan DIY I (Kota Yogyakarta).

Ia menduduki posisi sebagai anggota DPD RI perwakilan Provinsi DIY periode tahun 2009–2014. Ia terpilih sebagai anggota DPD RI periode tahun 2014–2019 dengan perolehan suara sebesar 144.820 suara.

Terkait dinamika dinamika suksesi Walikota di Kota Yogyakarta, beberapa waktu yang lalu DPD Golkar DIY silaturahmi ke PW Muhammadiyah dan secara terbuka mendukung dan mengusulkan kader Muhammadiyah untuk maju menjadi walikota Yogyakarta. Muhammadiyah sebagai ormas yang bukan partai politik sebagaimana di atur dalam UU Pemilu tentu tidak bisa mencalonkan person untuk menjadi kandidat calon kepala daerah, untuk itu yang dilakukan adalah dengan komunikasi pada partai-partai politik. Apakah permintaan wakil dari Muhammadiyah menjadi Calon Walikota itu akan membawa Afnan Hadikusumo, menurutnya itu kembali ke prinsip Muhammadiyah, tidak mengejar atau meminta jabatan.

Sebagai seorang cucu, Afnan akan berusaha menjaga marwah Ki Bagus Hadikusumo. Termasuk dalam bertugas menjadi kader Muhammadiyah.

Muhammadiyah sebagai ormas yang bukan partai politik sebagaimana di atur dalam UU Pemilu tentu tidak bisa mencalonkan person untuk menjadi kandidat calon kepala daerah, untuk itu yang dilakukan adalah dengan komunikasi pada partai-partai politik.

Seperti dikutip wesite muhammadiyah.or.id,  Ki Bagus Hadikusuma (ejaan lama: Ki Bagoes Hadikoesoemo) adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhamadiyah ke-5 antara tahun 1942 hingga 1953. Banyak orang mengenal Ki Bagus sebagai tokoh di balik rumusan Pancasila, UUD dan figur penting di dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) serta Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Tapi banyak juga yang belum mengerti bagaimana sepakterjang Ki Bagus selama menjadi aktivis sekaligus pimpinan Muhammadiyah. (KR/WIKI/TIM)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics