Empat Warga Mantrijeron Menjadi Korban Kekerasan Saat Pawai Takbir

Ilutsrasi gambar pawai takbiran di kota Yogyakarta.

YOGYAKARTA, BERITA MERDEKA Online – Empat pemuda warga Kecamatan Mantrijeron, dikabarkan mendapat tindakan kekerasan di Jalan Sisingamangaraja tepatnya depan Toko Purnama, Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta, Selasa (9/4/2024) sekira pukul 22.40 WIB.

Informasi dari Kepolisian Resort Kota Yogyakarta saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Sujarwo, membenarkan peristiwa tersebut, Rabu (10/4/2024).

Kasi Humas menyampaikan, empat korban itu adalah Trias Fajar Raharjo (22) warga Minggiran MJ 2/1244, Kelurahan Suryodiningratan, Oki Nur Hidayat (26) warga Minggiran MJ 2, Suryodiningratan, Syaiful Maulana Akbar (22) warga Suryodiningratan, Muhammad Wisnu Ade Saputra (25), warga MJ 2, Suryodiningratan. Sedangkan yang diduga menjadi pelaku adalah oknum atau peserta rombongan takbir keliling.

Kejadian bermula saat Oki Nur bersama rombongan beristirahat didepan Hotel Brongto, tiba-tiba rekan mereka Nanda mengalami sesak nafas dan pingsan. Dengan sigap, Nanda dilarikan dengan mengendarai mobil pickup Grandmax Hitam, yang dikemudikan Trias Fajar. Turut ikut mengantarkan Nanda ke rumah sakit, Wisnu yang duduk bersama sopir dan Nanda. Sedangkan tiga orang lainnya, Oki Nur, Farrel, Egar, berada di belakang mobil. Dan, Syaiful Maulana mengendarai sepeda motor untuk ikut membuka jalan menuju klinik Gading dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Wirosaban. Mereka melintasi jalan Tirtodipuran, Jalan Prawirotaman dan Jalan Sisingamangaraja.

Sesampainya di Jalan Sisingamangaraja tepatnya didepan toko Purnama, mereka berpapasan dengan rombongan peserta takbir yang mengenakan pakaian serba hitam dan memakai surban bermotif kotak-kotak corak hitam putih. Trias membunyikan klakson mobil dengan mengisyaratkan bahwa ada keadaan genting atau emergency.

Sayang, hal itu membuat salah seorang peserta rombongan takbir tersinggung, dan membawa kayu dan berteriak ke Trias, sembari menarik dan memukulnya. Oknum itu mengatakan ‘Kowe meh nabrak aku tiga kali’, atau kamu hampir menabrak aku.

BACA JUGA : Warga Yogyakarta Dikabarkan Terjun Ke Sungai Code | Berita Merdeka Online

Trias hanya diam, tidak sampai disitu, kemudian datang lagi rekan dari peserta rombongan takbir itu dan langsung menendang lampu utama mobil dan pria yang membawa kayu sebelumnya, memukul kaca depan mobil secara berulang.

Hingga membuat banyak orang mendekati mobil tersebut, Oki yang saat itu hendak turun tidak diperbolehkan, justru tangan kanannya mendapat pukulan dengan bambu sebanyak dua kali. Oki juga mengalami pemukulan di bagian pantat sebanyak satu kali, dan paha kiri akibat pemukulan dengan besi. Oki akhirnya melarikan diri ke salah satu counter hingga ditolong warga setempat.

“Kasus ini sudah tahap penyelidikan, dan mobil pickup yang dikendarai korban sudah dijadikan barang bukti,” kata Kasi Humas. (TIM)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics