Dugaan Malpraktik di Kabupaten Kepahiang, Pasien Kondisi Kritis Setelah Melahirkan di Klinik

Dugaan Malpraktik di Kabupaten Kepahiang, Pasien Kondisi Kritis Setelah Melahirkan di Klinik

Kepahiang, Berita Merdeka Online – Jumat, 21 Juni 2024, dugaan malpraktik terjadi di Kabupaten Kepahiang yang menimpa seorang pasien dari salah satu klinik bersalin di daerah tersebut. Pada Kamis, 20 Juni 2024, sekitar pukul 18.00 WIB, RSUD Kepahiang menerima pasien (SI) rujukan pasca melahirkan dari klinik bersalin dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Ketika diterima oleh RSUD Kepahiang melalui Unit Gawat Darurat (UGD), kondisi pasien memerlukan penanganan cepat. Pihak RSUD Kepahiang menjelaskan bahwa pasien mengalami komplikasi pasca melahirkan, diduga karena penanganan yang kurang memadai di klinik bersalin. Pasien masih memiliki banyak sisa stosel (gumpalan darah dan jaringan dari lapisan rahim) yang tertinggal, menyebabkan pasien sempat pingsan selama penanganan di RSUD Kepahiang.

Baca Juga: Kajati DKI Jakarta Terima Penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta

Menurut pihak keluarga pasien, mereka awalnya mempercayakan proses persalinan kepada klinik bersalin di Kelurahan Pasar Sejantung, Kepahiang. Namun, proses persalinan ditangani bukan oleh bidan langsung, melainkan oleh beberapa perawat atau anak magang di klinik tersebut. Setelah melahirkan, pasien mengeluh sakit perut yang luar biasa dan sempat pingsan. Melihat kondisi tersebut, keluarga segera meminta klinik untuk merujuk pasien ke RSUD Kepahiang guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Akibat kejadian ini, keluarga pasien sangat kecewa dengan pelayanan klinik bersalin dan menuntut pertanggungjawaban atas kelalaian yang hampir merenggut nyawa pasien. “Kami keluarga kecewa dengan pelayanan klinik, karena ini menyangkut nyawa dari pasien,” ungkap salah satu anggota keluarga saat diwawancarai. (Sampur)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *