Gubernur Rohidin Kembali Soroti Penanganan Abrasi di Pantai Pesisir Barat Bengkulu

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah kembali menyoroti penanganan abrasi di Pantai Pesisir Barat Bengkulu.

Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengungkapkan bahwa Balai Wilayah Sungai Sumatera VII saat ini tengah melakukan analisa mendalam dan telah membentuk tim teknis khusus untuk menangani masalah abrasi yang semakin parah di Pantai Pesisir Barat Bengkulu.

Gubernur Rohidin menjelaskan, masalah abrasi di provinsi ini tidak hanya terbatas pada Pantai Ketahun di Bengkulu Utara saja, namun juga meluas ke beberapa kabupaten lainnya di wilayah pesisir. Kondisi ini memerlukan perhatian dan tindakan segera untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

“Balai Wilayah Sungai Sumatera VII telah melakukan analisa mendalam terhadap masalah abrasi ini dan membentuk tim teknis untuk merumuskan langkah-langkah penanganan yang efektif. Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk mengatasi permasalahan abrasi yang kian mengkhawatirkan,” ujar Gubernur Rohidin seusai meninjau SMKN 5 Bengkulu Utara, Selasa (11/6).

Gubernur menambahkan bahwa abrasi pantai tidak hanya mengancam kawasan pesisir, tetapi juga mengganggu kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar pantai. Beberapa dampak nyata yang telah dirasakan antara lain berkurangnya lahan pemukiman, kerusakan infrastruktur, dan ancaman terhadap ekosistem pantai. “Masalah abrasi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” tegas Rohidin.

Rohidin berharap pemerintah pusat, melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, dapat memberikan perhatian serius dan mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan masalah abrasi ini.

“Kami sangat berharap agar Balai Wilayah Sungai Sumatera VII dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan solusi yang efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Gubernur Rohidin juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan pesisir dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memperparah abrasi, seperti penambangan pasir ilegal dan penebangan hutan mangrove.

“Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pantai kita. Mari bersama-sama kita jaga dan lindungi pesisir Bengkulu,” tutup Rohidin. (Dn)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics