Jumat Curhat: Jembatan Komunikasi Antara Polisi dan Masyarakat di Mukomuko

Jumat Curhat: Jembatan Komunikasi Antara Polisi dan Masyarakat di Mukomuko

Mukomuko, beritamerdekaonline.com – Setiap hari Jumat, Polsek Kota Mukomuko menyelenggarakan sebuah acara unik yang dikenal dengan nama “Jumat Curhat”. Program ini dirancang untuk memberi kesempatan kepada warga untuk berbagi masalah dan keluhan mereka secara langsung dengan petugas kepolisian dalam suasana yang santai dan informal.

Acara ini memungkinkan warga untuk berdialog langsung dengan petugas tentang berbagai isu yang mereka hadapi, mulai dari masalah keamanan lingkungan hingga permasalahan sosial lainnya. Petugas kepolisian yang bertugas di acara tersebut siap mendengarkan dengan penuh perhatian, memberikan saran, serta bantuan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kasus.

Salah satu tujuan utama dari acara ini adalah memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat. Dengan adanya komunikasi langsung ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian akan meningkat. Selain itu, melalui dialog langsung, polisi dapat lebih memahami kebutuhan dan kekhawatiran yang ada di lingkungan masyarakat.

Program Jumat Curhat telah menunjukkan banyak manfaat positif. Warga yang ikut serta sering kali merasa lega setelah dapat mengungkapkan masalah mereka. Di sisi lain, petugas kepolisian dapat memberikan bantuan yang tepat dan solusi efektif terhadap permasalahan yang dihadapi warga. Acara ini juga memperkuat kesadaran akan pentingnya kolaborasi antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Kapolres Mukomuko, AKBP Yana Supriatna, S. I. K, M. Si, melalui Kapolsek Kota Mukomuko, Iptu Yudha Ferry Wijaya, S. Sos., menyatakan harapannya agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya masyarakat merasa bebas dalam berkomunikasi dengan polisi.

“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan masyarakat tidak lagi merasa dibatasi dalam menyampaikan aspirasi atau keluhan mereka, baik yang berkaitan dengan situasi kamtibmas maupun permasalahan lainnya,” ucap Kapolsek Yudha Ferry Wijaya setelah menggelar Jumat Curhat bersama warga Desa Selagan Jaya di aula desa setempat.

Dengan adanya Jumat Curhat, polisi berupaya untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan platform bagi warga untuk menyuarakan masalah mereka, tetapi juga menunjukkan komitmen kepolisian untuk hadir dan mendengarkan setiap keluhan dan saran dari masyarakat.

Melalui interaksi yang terbuka dan jujur ini, polisi dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menemukan solusi terbaik bagi berbagai masalah yang ada. Hal ini juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis, di mana setiap warga merasa didengar dan dilindungi.

Jumat Curhat tidak hanya dilakukan di satu tempat, tetapi diadakan di berbagai desa di wilayah Mukomuko. Setiap minggu, petugas kepolisian mendatangi desa-desa yang berbeda untuk bertemu dengan warga setempat. Dengan cara ini, lebih banyak warga dapat berpartisipasi dan menyampaikan keluhan mereka.

Pada setiap sesi Jumat Curhat, berbagai masalah seringkali muncul, mulai dari pencurian, perkelahian antar warga, hingga masalah kebersihan lingkungan. Setiap keluhan ditangani dengan serius oleh petugas yang hadir. Mereka tidak hanya memberikan solusi sementara tetapi juga mencari cara untuk mencegah masalah serupa terjadi di masa mendatang.

Program ini juga meningkatkan transparansi dalam kinerja kepolisian. Dengan mendengarkan langsung dari warga, polisi dapat menunjukkan bahwa mereka bekerja untuk kepentingan masyarakat dan siap menerima kritik serta saran untuk perbaikan.

Jumat Curhat juga menjadi sarana bagi warga untuk mengenal lebih dekat petugas kepolisian di wilayah mereka. Hal ini penting untuk membangun rasa saling percaya dan mendukung kerja sama yang lebih baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Jumat Curhat adalah inisiatif yang inovatif dan efektif dalam memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat di Mukomuko. Program ini tidak hanya memberikan wadah bagi warga untuk menyuarakan keluhan mereka, tetapi juga menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka dan transparan, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan harmonis, di mana setiap warga merasa didengar dan dilindungi oleh institusi kepolisian. Dengan keberlanjutan program ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap polisi semakin meningkat dan kolaborasi antara kedua belah pihak dapat terus terjalin dengan baik.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics