Ketua komisi 1 DPRD kabupaten Lebong Wilian Bahtiar Hadiri Agenda Rapat Rutin Setiap Tahun Terkait Jaminan Kesehatan Nasional

Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Willian Bahtiar, menyampaikan pentingnya peningkatan layanan kesehatan dalam forum kemitraan pengelolaan kerjasama fasilitas kesehatan dengan para pemangku kepentingan di Aula Bina Praja Setda Kabupaten Lebong pada Rabu (19/06/2024). Dalam rapat tersebut, Willian Bahtiar menekankan pentingnya peningkatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lebong setiap tahunnya. Ia mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai dalam jumlah penerima BPJS Kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya. "Saya, sebagai Ketua Komisi 1 hingga akhir masa jabatan, sangat bangga dan mengapresiasi peningkatan jumlah penerima BPJS Kesehatan setiap tahunnya," ujar Willian Bahtiar dalam rapat tersebut. Pada kesempatan tersebut, Willian juga berpamitan karena agenda ini merupakan yang terakhir bagi dirinya. Ia memohon maaf jika selama masa jabatannya ada kesalahan baik dalam ucapan maupun tindakan. "Saya ucapkan terima kasih atas kegigihan dan prestasi Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong dalam upaya peningkatan layanan kesehatan yang setiap tahunnya terus meningkat," tambah Willian. Berdasarkan regulasi yang ada, semua program sudah berjalan dengan baik. Tunggakan BPJS Kesehatan tahun 2023 telah dibayarkan. Dari tahun 2021, jumlah penerima BPJS Kesehatan terus meningkat, dimulai dari sekitar 7.000 jiwa pada tahun 2021, meningkat menjadi sekitar 8.100 jiwa pada tahun 2022, dan mencapai sekitar 13.500 jiwa pada tahun 2023 setelah lepas dari pandemi COVID-19. "Tahun 2024, dalam rapat rutin yang kita bahas ini, kita menargetkan penambahan sekitar 18.200 jiwa penerima BPJS Kesehatan di Kabupaten Lebong," lanjutnya. Willian menegaskan bahwa kerjasama yang baik dengan pihak terkait telah membuahkan hasil yang positif. Jumlah penerima BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dengan penambahan sekitar 1.000 hingga 2.000 jiwa. Ia berharap tren peningkatan ini akan terus berlanjut meskipun dirinya tidak lagi menjabat di Komisi 1 DPRD Kabupaten Lebong. "Penerima BPJS Kesehatan berasal dari berbagai kalangan, termasuk ASN, perangkat desa, dan terutama masyarakat yang lebih membutuhkan," imbuhnya. Willian juga mengumumkan kabar baik mengenai layanan hemodialisis (cuci darah) yang akan segera tersedia di RSUD Kabupaten Lebong. Layanan ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir Juni. "Kerja keras ini menghasilkan kabar baik bahwa hemodialisis (cuci darah) akan segera bisa digunakan di RSUD Kabupaten Lebong. Insyaallah, layanan ini akan hadir secepatnya, dan ini menjadi kenang-kenangan di akhir jabatan saya sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Lebong," tutup Willian Bahtiar. Dengan adanya upaya peningkatan layanan kesehatan yang berkelanjutan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Lebong dapat merasakan manfaat yang lebih baik dalam hal akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan kerjasama yang solid dengan pihak terkait sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan ini.

Lebong, Beritamerdekaonline.com – Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Willian Bahtiar, menyampaikan pentingnya peningkatan layanan kesehatan dalam forum kemitraan pengelolaan kerjasama fasilitas kesehatan dengan para pemangku kepentingan di Aula Bina Praja Setda Kabupaten Lebong

Dalam rapat tersebut, Willian Bahtiar menekankan pentingnya peningkatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lebong setiap tahunnya. Ia mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai dalam jumlah penerima BPJS Kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Saya, sebagai Ketua Komisi 1 hingga akhir masa jabatan, sangat bangga dan mengapresiasi peningkatan jumlah penerima BPJS Kesehatan setiap tahunnya,” ujar Willian Bahtiar dalam rapat tersebut.

Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Willian Bahtiar, menyampaikan pentingnya peningkatan layanan kesehatan dalam forum kemitraan pengelolaan kerjasama fasilitas kesehatan dengan para pemangku kepentingan di Aula Bina Praja Setda Kabupaten Lebong pada Rabu (19/06/2024). Dalam rapat tersebut, Willian Bahtiar menekankan pentingnya peningkatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lebong setiap tahunnya. Ia mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai dalam jumlah penerima BPJS Kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya. "Saya, sebagai Ketua Komisi 1 hingga akhir masa jabatan, sangat bangga dan mengapresiasi peningkatan jumlah penerima BPJS Kesehatan setiap tahunnya," ujar Willian Bahtiar dalam rapat tersebut. Pada kesempatan tersebut, Willian juga berpamitan karena agenda ini merupakan yang terakhir bagi dirinya. Ia memohon maaf jika selama masa jabatannya ada kesalahan baik dalam ucapan maupun tindakan. "Saya ucapkan terima kasih atas kegigihan dan prestasi Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong dalam upaya peningkatan layanan kesehatan yang setiap tahunnya terus meningkat," tambah Willian. Berdasarkan regulasi yang ada, semua program sudah berjalan dengan baik. Tunggakan BPJS Kesehatan tahun 2023 telah dibayarkan. Dari tahun 2021, jumlah penerima BPJS Kesehatan terus meningkat, dimulai dari sekitar 7.000 jiwa pada tahun 2021, meningkat menjadi sekitar 8.100 jiwa pada tahun 2022, dan mencapai sekitar 13.500 jiwa pada tahun 2023 setelah lepas dari pandemi COVID-19. "Tahun 2024, dalam rapat rutin yang kita bahas ini, kita menargetkan penambahan sekitar 18.200 jiwa penerima BPJS Kesehatan di Kabupaten Lebong," lanjutnya. Willian menegaskan bahwa kerjasama yang baik dengan pihak terkait telah membuahkan hasil yang positif. Jumlah penerima BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dengan penambahan sekitar 1.000 hingga 2.000 jiwa. Ia berharap tren peningkatan ini akan terus berlanjut meskipun dirinya tidak lagi menjabat di Komisi 1 DPRD Kabupaten Lebong. "Penerima BPJS Kesehatan berasal dari berbagai kalangan, termasuk ASN, perangkat desa, dan terutama masyarakat yang lebih membutuhkan," imbuhnya. Willian juga mengumumkan kabar baik mengenai layanan hemodialisis (cuci darah) yang akan segera tersedia di RSUD Kabupaten Lebong. Layanan ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir Juni. "Kerja keras ini menghasilkan kabar baik bahwa hemodialisis (cuci darah) akan segera bisa digunakan di RSUD Kabupaten Lebong. Insyaallah, layanan ini akan hadir secepatnya, dan ini menjadi kenang-kenangan di akhir jabatan saya sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Lebong," tutup Willian Bahtiar. Dengan adanya upaya peningkatan layanan kesehatan yang berkelanjutan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Lebong dapat merasakan manfaat yang lebih baik dalam hal akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan kerjasama yang solid dengan pihak terkait sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan ini.

Pada kesempatan tersebut, Willian juga berpamitan karena agenda ini merupakan yang terakhir bagi dirinya. Ia memohon maaf jika selama masa jabatannya ada kesalahan baik dalam ucapan maupun tindakan.

“Saya ucapkan terima kasih atas kegigihan dan prestasi Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong dalam upaya peningkatan layanan kesehatan yang setiap tahunnya terus meningkat,” tambah Willian.

Berdasarkan regulasi yang ada, semua program sudah berjalan dengan baik. Tunggakan BPJS Kesehatan tahun 2023 telah dibayarkan. Dari tahun 2021, jumlah penerima BPJS Kesehatan terus meningkat, dimulai dari sekitar 7.000 jiwa pada tahun 2021, meningkat menjadi sekitar 8.100 jiwa pada tahun 2022, dan mencapai sekitar 13.500 jiwa pada tahun 2023 setelah lepas dari pandemi COVID-19.

“Tahun 2024, dalam rapat rutin yang kita bahas ini, kita menargetkan penambahan sekitar 18.200 jiwa penerima BPJS Kesehatan di Kabupaten Lebong,” lanjutnya.

Willian menegaskan bahwa kerjasama yang baik dengan pihak terkait telah membuahkan hasil yang positif. Jumlah penerima BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dengan penambahan sekitar 1.000 hingga 2.000 jiwa. Ia berharap tren peningkatan ini akan terus berlanjut meskipun dirinya tidak lagi menjabat di Komisi 1 DPRD Kabupaten Lebong.

“Penerima BPJS Kesehatan berasal dari berbagai kalangan, termasuk ASN, perangkat desa, dan terutama masyarakat yang lebih membutuhkan,” imbuhnya.

Willian juga mengumumkan kabar baik mengenai layanan hemodialisis (cuci darah) yang akan segera tersedia di RSUD Kabupaten Lebong. Layanan ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir Juni.

“Kerja keras ini menghasilkan kabar baik bahwa hemodialisis (cuci darah) akan segera bisa digunakan di RSUD Kabupaten Lebong. Insyaallah, layanan ini akan hadir secepatnya, dan ini menjadi kenang-kenangan di akhir jabatan saya sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Lebong,” tutup Willian Bahtiar.

Dengan adanya upaya peningkatan layanan kesehatan yang berkelanjutan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Lebong dapat merasakan manfaat yang lebih baik dalam hal akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan kerjasama yang solid dengan pihak terkait sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan ini. (Adv/ML)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *