Iswadi Diduga Setor 70 juta Perminggu ke Oknum Aparat, Terkait Aktivitas Tambang Ilegal di Kawasan Marbuk Eks Kobatin

Baca Juga: Oknum Pejabat Dinkes Kota Pangkalpinang Digrebek Berselingkuh Dengan Istri Orang

Beritamerdekaonline.com, Pangkalpinang – Aktivitas tambang ilegal dikawasan Marbuk, Kenari dan Pungguk Bangka Tengah yang dikoordinir oleh Inisial I Cs tak tersentuh aparat penegak hukum (APH), Selasa (9/07/24), diduga ada setoran besar yang mengalir ke setiap satuan oknum aparat.

Pantauan tim media BMo Babel pada, Selasa 9 Juli 2024, Puluhan ponton tambang timah ilegal yang diduga koordinir oleh Grup inisial I Cs berpesta-pora menghancurkan kolong Eks Kobatin tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun tim Media Berita Merdeka Online, bahwasanya inisial I Cs adalah orang kuat yang selama ini telah memporak-poraknda kawasan Marbuk, Pungguk dan Kenari Eks kobatin Bangka Tengah.

Baca Juga: Oknum Pejabat Dinkes Kota Pangkalpinang Digrebek Berselingkuh Dengan Istri Orang

Dari informasi didapat tim media ini, Grup ini diduga menyetor uang sebesar 70 juta ke setiap satuan oknum Aparat yang ada di Babel.

“Dia (inisial I Cs) orang kuat yang mengkoordinir aktivitas tambang ilegal di Marbuk dan sekitarnya. ‘Kami telah lama tahu sepak terjang grup inisia l,. Grup mereka selama ini kebal hukum dan telah pernah ditangkap tempo dulu tapi malah dilepaskan sama APH Babel. “ujar L salah satu masyarakat sekitar yang enggan namanya disebut tim media. Selasa (9/07)malam

Baca juga: Skandal Perselingkuhan di Dinkes Kota Pangkalpinang: Kadinkes Terlibat Upaya Penutupan?

Masyarakat sekitar Marbuk, Kenari dan Pungguk ini menyinggung penertiban yang dipimpin Kasubdit Gakkum Polairud Polda Kep Babel beberapa hari yang lalu. Penertiban tersebut dinilai tak masuk akal hanya menargetkan satu koordinator, Sementara grup inisial I Cs masih beroperasi adem ayem tanpa gangguan pihak Polda Kep Babel.

‘Kami sebagai masyarakat mempertanyakan atas penertiban di Kolong Kenari oleh pihak Polda Kep Babel,’ Mengapa hanya menargetkan satu koordinator, sedangkan koordinator inisial I Cs tak ditertibkan. Jangan-jangan pihak aparat ini sudah masuk angin.” ungkap L yang sehari-harinya berprofesi sebagai buruh harian.

Baca Juga: Guru Nasir Jadi Korban Pemerasan Oknum Wartawan, Pemberitaan Sepihak Jadi Alat Intimidasi

Dengan adanya aktivitas ilegal yang tersentuh aparat di daerah ini, Ia berharap pemerintah pusat yang berwewenang untuk turun langsung menertibkan aktivitas ilegal yang telah meresahkan masyarakat Bangka Tengah.

“Kami berharap adanya keseriusan pihak pemerintah pusat untuk menindak tambang ilegal dikawasan Marbuk, Kenari dan Pungguk, sebab kami tak percaya lagi dengan aparat didaerah ini”ungkap dia.

Hingga berita ini dinaikkan, Iswadi yang diduga koordinator aktivitas tambang ilegal saat dihubungi tim media melalui nomor 08217938** tidak tersambungkan/tidak aktif.

Sementara, Kabid Humas Polda Kep Babel Kombes Pol Jojo Sutarjo belum memberikan respon terkait aktivitas ilegal yang dikoordinator oleh Grup Iswadi CS. (TIM BM Pangkalpinang)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *