Warga Desa Paku Haji Amankan Pria Tanpa Identitas di Kantor Desa

Pria tanpa identitas diamankan warga Desa Paku Haji.

Bengkulu Tengah, Beritamerdekaonline.comWarga Desa Paku Haji, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, mengamankan seorang pria tanpa identitas di Kantor Desa Paku Haji pada Selasa (9/07/2024). Kejadian ini terjadi setelah pria tersebut ditemukan berkeliling desa dalam keadaan mencurigakan.

Kepala Desa Paku Haji, Cito Abadi, S.I.Kom, menjelaskan bahwa pria tersebut mengaku berasal dari Seluma dan membawa uang sekitar Rp 3 juta yang disimpan dalam celana pendek dan kain handuk.

“Pria ini terlihat bingung dan tidak tahu harus ke mana. Kami menduga ia sedang mengalami stres atau gangguan kejiwaan, sehingga kami memutuskan untuk membawanya ke kantor desa demi keselamatannya dan warga sekitar,” ujar Cito sapaan akrabnya.

Menurut Cito, warga awalnya melihat pria tersebut berkeliaran di sekitar desa dengan perilaku yang aneh.

“Beberapa warga melaporkan pria ini karena khawatir dengan keadaannya. Saat kami mendekatinya, ia tampak bingung dan tidak bisa memberikan informasi yang jelas tentang dirinya. Oleh karena itu, kami merasa perlu mengamankannya di kantor desa,” tambahnya.

Setelah diamankan, pria tersebut diberikan makanan dan minuman oleh warga desa sebagai bentuk kepedulian.

“Kami berusaha memberikan bantuan semampu kami sambil menunggu pihak berwajib untuk menanganinya lebih lanjut,” kata salah seorang warga yang ikut mengamankan pria tersebut.

Cito juga menyampaikan bahwa pihak desa segera menghubungi aparat kepolisian untuk menangani kasus ini.

“Kami akan menyerahkan pria ini kepada pihak yang berwajib agar bisa mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Kami berharap pihak kepolisian dapat membantu mengidentifikasi pria ini dan mencari tahu asal-usul serta kondisinya,” jelasnya.

Kejadian ini menarik perhatian warga setempat yang merasa prihatin dengan kondisi pria tersebut. Mereka berharap agar pria ini mendapatkan bantuan yang diperlukan dan segera dipertemukan dengan keluarganya.

Kepala desa mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan orang asing atau situasi yang mencurigakan.

“Kami semua harus saling menjaga dan membantu, terutama dalam situasi seperti ini,” tutup Cito.(Pen)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *