50% PNS di Lingkungan Pemkab Karawang Bekerja Secara WFH

0
264
Foto: Design Grafis Work From Home (WFH) ASN di masa pandemi Covid 19 /Yans Art. Kamis (12/11/2020).

KARAWANG, Beritamerdekaonline.com – Menyusul semakin tingginya angka penularan Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Pemkab Karawang mengeluarkan kebijakan work from home (WFH) untuk para PNS.

Saat ini tercatat sudah 109 Aparatur Sipil Negara (ASN) terpapar Covid-19 dengan rincian 27 orang dalam perawatan, 4 orang meninggal dan 78 orang menjalani isolasi dan sembuh. Dalam WFH ini setiap organisasi perangkat daerah (OPD) hanya mewajibkan 50 persen pegawainya masuk kantor dan sisanya bekerja di rumah.

“Untuk memutus mata rantai Covid-19 kami membuat kebijakan WFH setelah diketahui beberapa dilingkungan dinas terpapar Covid-19. Penyebaran Covid-19 saat ini sudah masuk klaster pegawai negeri yang mengharuskan kami berhati-hati menjalankan aktifitas perkantoran. Kami juga sedang mengkaji kemungkinan melaksanakan WFH per 14 hari secara berturut turut untuk pegawai secara bergantian,” ucap Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya manusia (BKPSDM) Asep Aang Rakhmatullah,Kamis (12/11/2020).

Menurut Asep Aang, setelah diketahui cukup banyak ASN yang terpapar Covid-19 dilingkungan Pemkab Karawang, maka untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dilakukan kebijakan WFH. Kebijakan WFH mulai berlaku sejak surat edaran 5 november 2020 hingga akhir bulan. “Kita akan lihat perkembangannya kalau memang sudah aman Senin depan sudah normal kembali. Namun kalau masih tinggi ya mungkin WFH dilanjutkan,” katanya. (YANA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here