Alokasi APBG dipotong, PPDI Aceh Utara Kecam dan Lakukan Aksi

0
4427
Foto: PPDI Aceh Utara lakukan aksi dan pemasangan spanduk di kantor Bupati.

Lhoksukon, Beritamerdekaonline.com – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mengecam dan Lakukan Aksi terkait pemotongan sejumlah kegiatan desa yang dipotong Pemerintah Aceh Utara.

Aksi diikuti seluruh kecamatan di Aceh Utara dengan berjalan kaki ke kantor Bupati Aceh Utara hingga melakukan pemasangan spanduk yang berisi sangat keberatan dan menolak terkait tidak adanya alokasi dana majelis taklim, dana anak yatim dan pemotongan jerih perangkat desa oleh Bupati Aceh Utara.

“Kami meminta kepada pemerintah agar mengalokasikan dana untuk kegiatan majelis taklim, bantuan anak yatim dan menolak pemotongan jerih perangkat desa oleh Bupati Aceh Utara,” ucap Ketua PPDI Aceh Utara, Ismunazar, Selasa (19/1/2021).

Ia menilai pemotongan siltap 2021 merupakan kezaliman yang dilakukan pemerintah aceh utara terhadap hak-hak aparatur desa, hak – hak berlangsungnya hidup anak yatim dan kegiatan keagamaaan.

Ketua PPDI Aceh Utara mengharapkan kepada pemerintah aceh utara untuk berpedoman kepada PP Nomor 11 Tahun 2019.

Aksi diikuti 21 kecamatan, Samudera, Pirak timu, Syamtalira bayu, Kuta makmur, Syamtalira Aron, Paya Bakong, Sawang, Murah Mulia, Cot Girek, Nisam, Tanah luas, Matangkuli, Langkahan, Dewantara. (Zulkifli)

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here