Angin Puting Beliung Hantam Dua Desa, Dua Rumah Rata Dengan Tanah dan Satu Orang Patah Tulang

0
284

GROBOGAN,BM  –  Sejumlah rumah di beberapa desa di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, rusak akibat di terjang angin puting beliung yang disertai hujan kemarin Rabu (4/12/2019) sore. Akibatnya satu orang mengalami patah tulang pada lengannya karena tertimpa bangunan rumah.

Menurut Penuturan Widya (36), warga Dusun Rojo, Desa Sambung, Kecamatan Godong, mengatakan, Hujan yang disertai anging sangat kencang terjadi pada pukul 17.30 WIB sore kemarin, mengakibatkan rumahnya ambruk karena terjangan angin kencang tersebut.

“Anginnya sangat kencang saya dan anak-anak langsung keluar dari rumah, karena terdengar suara retakan dan atap rumah seperti terangkat, dan langsung saja roboh, “ paparnya saat ditemui beritamerdekaonline.com, kamis (5/12/2019).

Dijelaskannya, saat itu angin berhembus dari arah timur menuju ke arah barat, angin tersebut disertai hujan dan petir yang sangat besar. Beruntung dirinya bersama anak-anaknya dapat selamat dari kejadian itu.

Diakuinya, kini rumahnya sudah dalam keadaan rata dengan tanah, bahkan perabotan seisi rumah ikut hancur karena tertimpa bangunan. Hanya rumah milknya saja yang parah, karena rumahnya sangat berjauhan dengan tetangga lainnya.

“Ya rumah saya saja yang ambruk, sedangkan yang lainnya tidak hanya atap genteng dan genteng yang berterbangan, karena anginnya sangat kuat sekali, sehingga kami semua ketakutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Godong, Bambang Haryono, mengungkapkan, angin kencang yang di sertai hujan juga petir kemarin, mengakibatkan beberapa rumah dan pohon tumbang di wilayah kecamatannya.

Dari data yang dicatat, lanjut Bambang, terdapat satu rumah yang sudah rata dengan tanah dan satu pohon besar tumbang menimpa salah satu rumah warga di Desa Sambung, Kecamatan Godong.

Ditambahkan, pohon yang tumbang tidak hanya terjadi di Desa Sambung saja, bahkan di sepanjang jalan raya Godong-Karangrayung juga terdapat beberapa pohon tumbang yang berada di pingir jalan tersebut, sehingga mengakibatkan kemacetan panjang.

“Akibat dari angin kecang yang melanda di wilayah kami ini, dua desa mengalami rumah roboh,  dua desa tersebut yaitu Desa Ketangirejo  dan Desa Anggaswangi. Bahkan satu orang warga kami bernama Tuminem, mengalami patah pada lengan tangannya dan kini sudah berada di RSU Purwodadi,” Jelasnya.  (Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here