Asisten Perekonomian dan Pembangunan BM, Buka Pelatihan Survei Pertanian Terintergritas di Takengon

0
124
Asisten 2 Bener Meriah Buka pelatihan survei pertanian terintergritas

Takengon, beritamerdekaonline.com – Pelaksana Tugas Bupati Bener Meriah Dailami yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah drh. Sofyan secara resmi membuka pelatihan survei pertanian terintergritas (Sitasi) Selasa (14-09-2021) di Aula Hotel Parkside Gayo Takengon, Aceh Tengah.

Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Bener Meriah tersebut berlangsung selama dua hari, Selasa (14-15 September 2021.)

Plt. Bupati Dailami dalam arahannya yang disampaikan oleh drh. Sofyan dalam kesempatan tersebut menyampaikan, SITASI merupakan program survei terpadu, yang digunakan sebagai dasar terciptanya sistem statistik pertanian yang efesien, dalam rangka mempercepat perbaikan kualitas data pertanian. “Kami berharap, ditengah kemajuan teknologi saat ini, Sitasi dapat menjadi suatu terobosan untuk memenuhi kebutuhan data pertanian yang serba cepat, lengkap dan hemat, terpadu serta dapat memenuhi tuntutan global.

Harapan lain dari kegiatan pelatihan Sitasi seperti ini kata drh. Sofyan dapat dilakukan secara berkelanjutan serta akan menjadi dasar terciptanya sistem informasi data pertanian yang efesien,” ujar Soryan.

Oleh karena itu katanya, para peserta atau petugas pelatihan Sitasi dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan sebaik-baiknya, sehingga apapun materi yang diberikan selama pelatihan dapat diterima dan diserap dengan maksimal. “Yang terpenting dalam kegiatan ini selalu terapkan prokes covid-19,”pinta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah itu.

Kepala BPS Kabupaten Bener Meriah Samsuar, SP, dalam laporannya menyebutkan, peserta yang hadir dalam pelatihan ini 23 petugas pencacah lapangan, 8 pengawas pemeriksa lapangan, 1 instruktur daerah , total peserta 34 orang, “Kita harapkan data yang dihasilkan nantinya yang terbaik, ini menggambarkan bagaimana pertanian di Bener Meriah,” terangnya.

Katanya lagi, tujuan dari kegiatan Sitasi untuk mendapatkan informasi mengenai modul ekonomi survei pertanian terintegritas, modul mesin, peralatan, dan aset survei pertanian terintergritas. Adapun cakupan, usaha pertanian pada rumah tangga, usaha pertanian non rumah tangga, dan perusahaan.

“Jumlah sempel untuk Kabupaten Bener Meriah sebanyak 670 usaha pertanian (Rumah Tangga Pertanian) pada rumah tangga dan 2 usaha non rumah tangga yaitu usaha kolam ikan di desa Hakim Wih Ilang, Kecamatan Bandar dan pembenihan ikan di desa Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih.

Samsuar juga menginginkan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut cukup bagi peserta untuk menyerap ilmu dan informasi yang disampaikan oleh instruktur dari daerah.

” Tiga harapan kami kepada petugas yang telah bergabung nantinya, tiga harapan tersebut yang pertama harus bertanggung jawab, profesional, dan amanah dalam menjalankan tugas yang diberikan,” tutupnya.(Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here