Dana PKH ‘Digelapkan Siluman’, Kadinsos Pidie Angkat Bicara

1
1530
Foto: Kepala Dinas Sosial kabupaten Pidie Drs. Muslem Yusuf (kanan) saat dikonfirmasi media Berita merdeka senin 13 April 2020 (foto Dokumen BMonline)

Sigli, Beritamerdekaonline.com – Terkait berita Keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) menjadi korban penyalahgunaan bantuan sosial (bansos). Kasus Dugaan penggelapan oleh pendamping PKH, di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Kepala Dinas sosial kabupaten pidie Drs.Muslem Yusuf, kepada media ini (Senin 13/4/20) mengatakan, pihaknya sudah tahu tentang kasus Pendamping PKH di Kecamatan Mutiara Timur kabupaten Pidie ini. “Mereka sudah penah kami tegur dan kami berikan sanksi, tapi masalah ini belum kami expose sama sekali, tapi terkait dengan berita yang beredar kemarin, akan saya klarifikasi” ujarnya.

Pasalnya yang di lakukan oleh pendamping PKH dikecamatan tersebut merupakan suatu pelanggaran dan bukan hanya merugikan 1 orang saja. Melainkan merugikan beberapa Keluarga penerim Manfaat (KPM) PKH dikecamatan ini.

“Memang benar, yang mereka lakukan itu sebenarnya suatu pelanggaran bisa dikatakan ini masalah besar bagi mereka. Dan terkait masalah ini sudah dilaporkan dan kami surati ke pihak pusat. pihak dari provinsi sudah datang kemari untuk menyelesaian masalah ini. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya” ujar Bapak kepala dinas sosial.

Muslem juga mengatakan, tidak dibenarkan pendamping Pkh membentuk koperasi dan memegang buku serta atm bank milik penerima dana PKH. Tegasnya. Demikian liputan (73F)

Editor: Mitra Pizer

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here