Dhiana Setyorini Sosok Inspirator kesehatan masyarakat “Predikat Doktor Kesehatan“

0
181
Foto : Dr. Dhiana Setyorini , S.Kep, Ns, M.Kep Sp.

Surabaya, Beritemerdekaonline.com – Siapa yang tidak kenal Dhiana Setyorini, Dilahirkan di Kabupaten Lamongan, 03 Oktober 1969. Putri ke-4 dari Alm Bapak M. Soewarto dan Ibu Soetijam. Menamatkan pendidikan di SD Bhayangkari Kota Lamongan (1982), dilanjutkan pada jalur pendidikan SMPN 1 Lamongan (1985), SMAN 2 Lamongan (1988), dan menyelesaikan AKPER SUTOMO (1991) pendidikan S1 Keperawatan dan NERS di Universitas Airlangga (2002), kemudian melanjutkan studi di S-2 Keperawatan dan Spesialis Keperawatan Maternitas di Universitas Indonesia yang diselesaikan pada tahun 2007.

Dr. Dhiana Setyorini, S.Kep, Ns., M.Kep., Sp. Mat memperoleh Gelar Doktor di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair). Pada tahun 2017 di Universitas Rangking 5 terbesar di Indonesia .

Beliau Gemar menulis, membaca cerpen, esai dan ilmu pengetahuan di berbagai media lokal dan internasional. Beliau saat ini sebagai Dosen di Poltekkes Kemenkes Surabaya.

Beliau aktif di Organisasi profesi Ikatan Perawat Maternitas Indonesia selaku Ketua Bidang Organisasi dan Kerjasama (IPEMI) Jawa Timur, dan sebagai Ketua Bidang Diklat IPEMI Pusat. Beliau sering mengisi kuliah pakar di berbagai perguruan tinggi lain dan menjadi pembicara seminar, beliau juga sering melatih Gawat Darurat Maternal Neonatal di bawah Yayasan Setya Abadi Sejahtera di bawah pimpinan beliau.

Mengapa beliau berani terjun ke dalam Dunia Kesehatan Masyarakatan dan Penelitian. Sedangkan latar belakang kehidupan beliau bukan dari dan sebagai seorang penulis maupun pengarang, dikenal sebagai sosok seorang Pengajar atau Dosen.

Dr. Dhiana Setyorini , S.Kep, Ns, M.Kep Sp. Mat adalah sosok perempuan inspirator yang berani terjun ke dalam dunia ke penulisan dan penelitian. Hal ini ia tekuni sejak pada waktu kuliah hingga saat ini dan menjadi salah satu sosok inspirasi di kalangan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya yang terus aktif, terutama di Jurusan Keperawatan.

Objek utama yang bakal beliau dalami waktu itu adalah menulis berbagai macam kesehatan di masyarakat, karena menurutnya penuh dengan seni kesehatan dengan kebebasan berekspresi mengungkapkan pikiran dan kata-kata, oleh karena itu jadi pilihan untuk mengungkapkan imajinasi perasaan dan sebagainya mengenai ilmunya agar bisa bermanfaat dan berguna bagi seluruh tenaga kesehatan kesehatan dan masyarakat

Hal ini, juga dilatarbelakangi hobi membaca, menulis Semenjak duduk di bangku SMP Sekolah Menengah Pertama dan didasari suka membaca karya Kesehatan di berbagai media Koran, majalah dan media-media lainnya, beliau secara berkesinambungan tertarik untuk juga menjadi seorang penulis yang ia idolakan.

Setelah menjadi seorang Dosen dan meraih Predikat Gelar Doktor di Universitas Airlangga, salah satu universitas yang tersohor diindonesia. Doktor adalah gelar akademik tertinggi yang dapat diberikan kepada seseorang yang menempuh pendidikan yang diperoleh dari perguruan tinggi, Kerja keras disiplin Ilmu Ihtiar dan berdoa “Kata Kuncinya ”

Dr. Dhiana Setyorini Melakukan Pelatihan Kesehatan Deteksi dini Risiko Preeklampsi dan Eklampsia. Pengertian Preeklampsi dan Eklampsia adalah Keracunan kehamilan yang ditandai dengan Kenaikan tekanan darah, adanya protein dalam kencing dan bengkak yg dapat disertai kejang atau koma.

Kader Kesehatan diharapkan selalu mampu melakukan deteksi dini risiko Preeklampsi dengan menggunakan Kartu Skor Dhiana Setyorini yang merupakan hasil penelitian saya dan mampu mensosialisasikan hasil pelatihan saya ini kepada masyarakat di sekitarnya.

Itulah tujuan mulia, modul deteksi dini risiko Preeklampsi. Penulisnya adalah saya dan Intim Cahyono diterbitkan oleh Forum kesehatan (Forkes). Ponorogo, 2017.

Badan Litbang Kesehatan. Mencatat 6 Doktor pada tahun 2019. Bidang Kesehatan yang akan tampil didepan menteri kesehatan RI dan Jajaran nya, Ekspo Disertasi, 9 November 2019 di Auditorium Siwabessy Kementerian Kesehatan. Mereka akan mempresentasikan hasil disertasi, yang dapat menjadi masukan kebijakan pembangunan kesehatan. salah satu nya adalah. Dr. Dhiana Setyorini, M.Kep., Sp. Mat dari Poltekkes Kemenkes Surabaya

Judul disertasi : Kartu Skor Deteksi Dini Risiko Preeklampsi Untuk Mencegah Preeklampsi Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu.

Sesi penyampaian materi kedua disampaikan oleh Dr. Dhiana Setyorini, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp. Mat. Materi yang beliau sampaikan adalah tentang “Mudahnya Deteksi Dini Risiko Preeklampsi dan Perdarahan Post Partum”.

Pada sesi penyampaian materi kali ini, beliau menjelaskan mengenai kartu skor untuk mendeteksi dini ibu dengan risiko tinggi perdarahan dan Preeklampsi yang beliau kembangkan. Kartu Skor Dhiana Setyorini (KSDS) merupakan alat sederhana yang digunakan untuk mendeteksi dini risiko Preeklampsi pada ibu hamil dengan harapan Preeklampsi tidak terjadi dan kejadian AKI dan AKB dapat menurun.

Saat ini KSDS telah dikembangkan dalam bentuk kartu skor dan aplikasi berbasis aplikasi (KSDS) agar lebih mudah diakses. Beliau menyampaikan bahwa KSDS dapat digunakan secara mandiri oleh ibu, kader, hingga tenaga kesehatan salah satunya perawat.

Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Perguruan Tinggi, Jl. Pucang Jajar Tengah No.56, Kertajaya, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60282

(Plt. Kepala perwakilan BMonline Jatim – Kepala Biro Kota Surabaya. (Agus Sulaiman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here