Dianggap PKI, Tim PDI Perjuangan Laporkan ke Polda Metro Jaya

0
310
Foto: Dok/ Koordinator Badan Hukum DPD PDI Perjuangan, Ronny Berty Talapessy (tengah, memegang secarik laporan kepolisian) bersama tim hukum, di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Mapolda Jakarta (26/6/2020).

Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Koordinator Badan Hukum DPD PDI Perjuangan Ronny Berty Talapessy resmi melaporkan terhadap pelaku perusakan bendera didepan gedung DPR RI, Jakarta pada tanggal 24 Juni 2020 lalu.

Adapun nomor laporannya, LP/ 3. 656/ VI / YAN .2.5/ 2020 / SPKT pertanggal 26 Juni 2020 Tim hukum selesai laporan dari SPKT Polda Metro Jaya pada pukul 16.30 WIB sore tadi.

“Kami melihat ini adalah bagian tindakan pidana kekerasan/pengerusakan terhadap barang berupa pembakaran bendera PDI Perjuangan dan atau penghasutan untuk menyatakan perasaan permusuhan kebenciaan atau penghinaan terhadap golongan partai politik.” ujar Ronny pada awak media, didepan gedung SPKT Polda Metro Jaya, Jumat (26/6/2020).

Menurutnya, tindakan ini bisa dikenakan pasal 160 KUHP atau 170 KUHP atau 156 kitab undang-undang hukum pidana. “Hal ini sudah kami laporkan, agar pihak kepolisian dapat bertindak secara profesional,” ujar Ronny.

Adapun bukti-bulti yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya adalah video, saksi pembakaran bendera, hasil print out pemberitaan dari media massa.

Diwaktu bersamaan, tim kuasa hukum William Yani, mengatakan sebagai partai resmi nasional dan ini adalah tindakan yang sangat tidak baik dan kurang terpuji. “Pertanyaan kami cuma satu saja, Bendera dapat dari mana?,” ujar William.

Dia juga mengatakan semua Polres sudah kami laporkan. “Ibu Yoke (perwakilan PDI Perjuangan Jakarta Selatan: red) sudah melaporkan ke Polres Jaksel dan masing masing wilayahnya, kemarin Polres Jakarta Timur, hari ini Polres Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu,” ujar William.

Dengan adanya pelaporan dari semua Polres yang ada di DKI Jakarta serta Polda Metro Jaya. ” Kami minta pihak Kepolisian agar bertindak secara profesional,” ukar William.

William juga berharap agar proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. “Selain membakar apakah ada dalangnya? Apakah hanya orang dilapangan saja, apakah ada yang memerintahkan mereka?.” pungkas William dengan nada tanya.(ams)

Editor: (Mitra Pizer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here