Diduga Ratusan Kali Gasak Motor, Berakhir Ditangan Petugas

0
184

JAKARTA, beritamerdekaonline.com – Resmob Kasubdit III direktorat kriminal umum (Ditkrimum) telah berhasil mengungkap kasih pelaku pencurian sepeda motor yang mencapai ratusan kali.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya (Kabid Humas PMJ), Yusri Yunus, pelaku curanmor (pencurian kenderaan bermotor:red) di wilayah DKI Jakarta tergolong angka yang tinggi.

Menurut Yusri, pelaku curanmor yang sudah melakukan 50 hingga 100-an kali mempunyai jaringan yang luas. “Saat ini kita akan terus mendalami, karena melakukan aksi pencurian motor terkadang berdua, berempat bahkan berenam,” terang Yusri di gedung Ditkrimum PMJ, Jakarta, Jumat tadi (6/11/2020).

Masih kata Yusri, pelaku spesialis pencurian kenderaan motor ini berasal dari daerah Banten, Sumatera dan Jawa.

Adapun inisial pelaku curanmor adalah MJ, laki laki (20 thn) dan A laki laki umur 26 tahun.

Awalnya, kata Yusri, pelapor telah memarkirkan sepeda motor miliknya terkunci didepan teras. kondisi pagar rumah dalam keadaan tergembok.

Pada saat pemilik ingin menggunakan kenderaan tersebut, sepeda motor sudah tidak ada. “Diduga pelaku memetik motor dengan menggunakan kunci T atau kunci palsu dan disertai dengan pistol korek api dan senjata tajam,” ucap Yusri.

Akhirnya Tim Opsnal Unit II Resmob Polda Metro Jaya, dipimpin Kompol Resa F Marabessy melakukan penyelidikan dan pengungkapan kasus ini.

Penangkapan tersangka MJ dan A pada hari kamis 5 november 2020 di perempatan Tenjo, Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

“Saat petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka, MJ melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api dan sajam,” jelas Yusri.

Lanjutnya, setelah itu petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku MJ.

“Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit untuk segera diberi pertolongan, ditengah perjalanan pelaku meninggal dunia,” kata Yusri.

“Akibat tindakan pelaku A, saat ini masih terus didalami, apakah masih ada pelaku-pelaku lain yang masih terlibat dalam curanmor, kita terus selidiki,” imbuhnya.

Tindakan pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dan pasal UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951. “Dikenakan pasal berlapis 27 tahun,” ungkap Kombes Yusri. (Ams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here