Diduga Selewengkan DD dan ADD Geucik Gampong Pulo Kruet Atip PA Bakal di Laporkan Kepihak Berwajib

0
1056
Foto Istimewa

Nagan Raya, BMon – Berita Merdeka OnlineGeucik gampong pulo kruet Atip PA di kecamatan darul makmur kabupaten Nagan Raya di duga telah melakukan penyelewengan DD dan ADD tahun 2017 sampai dengan 2019
Dari data laporan perwakilan masyarakat gampong pulo kruet yang berinisial (H) akan layangkan laporan ke pihak berwajib yang berhasil di himpun media beritamerdeka.com kamis (04/02/2021)menyebutkan dalam pengunaan atau pengelolaan dana desa Geucik pulo kruet hanya berkerja sendiri dan beberapa aparatur gampong dan pendamping desa terangnya.

Hal ini terbukti saat pelaksanaan pengerasan jalan dalam hgu sebuah perusahaan yang menuju ke kebunnya pribadi dan masih banyaknya baik itu bangunan fisik atau dalam pemberdayaan masyarakat yang di perkirakan mencapai ratusan juta rupiah terhitung dari tahun 2017 hingga 2019,ungkapnya. Tak hanya di situ kantor desa yang seharusnya aktif selam jam kerja malam geucik gampong pulo kruet Atip PA acab berkantor di rumah pribadi sehingga masyarakat terkesan untuk menjumpai geucik Atip PA merasa sangat sulit mengingat urusan kantor harus di bawa kerumah,terangnya

Bahkan pria berinsial (H) menuturkan di kampong kami dulu pernah di ajukan lampu penerang jalan sebanyak dua puluh titik denga memakai jumlah anggaran dari DD mencapai anggka 25.801.600 lebih kurang hingga saampai saat ini belum terealisasi di lapangan dan masih banyak yang lainnya seperti dana pembangunan mesjid 75.000.000 lebih kurang dan pemagaran musallah,pengadaan teratak,serta modal usaha BUMG yang sampai saat ini gampong kami pulo kruet tak miliki bundes/BUMG mangkrak. pungkasnya

Sementara itu keucik Atip PA dan pendamping desa pulo kruet Hendri dalam keterangannya ke wartawan via hp saling berbeda hingga berita ini di tayangkan tidak adapenjelasan yang detail menyangkut pengunaan DD diantaranya BUMG(bundes) menurut hendri pendamping desa kalau saya tidak salah ingat dana untuk BUMG pernah di anggarkar soal terealisasi atau tidak itu kan keuciknya sendiri begitu juga dengan lampu penerangan jalan sebanya 20 titik dari penyampain geucik sulitnya pengurannya tapi soal anggaranny sudah terealisasi tutup hendri mengakhiri. (Adhar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here