Dituduh Berita Hoax, Kuasa Hukum Redaksi BMO Layangkan Surat ke Dewan Pers

0
3536
Foto : Surat yang dilayangkkan ke Dewan Pers

SEMARANG, BMonline – Terkait dengan pemberitaan beritamerdekaonline.com yang berjudul “Dikira Fasilitas Gratis, Sejumlah Nakes RSUD Purworejo disuruh Bayar RP, 150.000,- oleh Pemkab Purworejo”. Redaksi telah melayangkan surat kepada Dewan Pers, untuk klarifikasi mengenai pemberitaan tersebut.

Advokat dan Penasehat hukum beritamerdekaonline.com, DR. H. Endar Susilo, S.H., M.H, mengatakan, pihaknya mengirim surat klarifikasi pada Dewan Pers, untuk menyampaikkan bahwa pemberitaan yang dimuat redaksi beritamerdekaonline.com bukanlah berita “Hoax”.

Baca Juga: Dikira Fasilitas Geratis, Sejumlah Nakes RSUD Purworejo ‘Disuruh Bayar Rp 150 Ribu oleh Pemkab Purworejo

“Ya memang sudah kita layangkan surat kepada Dewan Pers terkait pemberitaan itu siang tadi, kita layangkan surat kedewan Pers, karena pemberitaan tersebut di katakan “HOAX”,” ucap Endar, pada beritamerdekaonline.com, Sabtu (9/5/2020) sore.

Endar juga mengatakan, surat yang dilayangkannya kepada Dewan Pers, juga dilengkapi bukti bukti lain dari hasil investigasi wartawan beritamerdekaonline.com.

“Kita lampirkan bukti rekaman vidio, foto dan lain lainnya, ini adalah bukti otentik semua yang kita kirimkan ke Dewan Pers,” jelasnya.

Verifikasi fakta

Endar Susilo juga memastikan, bahwa artikel berita yang dibuat oleh Wartawan bernama R. Heri Priantono tersebut adalah benar atau sesuai fakta yang ada.

Dijelaskan Endar, Bahwa Pada tanggal 5 mei 2020 sekitar pukul 19.30 WIB. Wartawan beritamerdekaonline.com, mendatangi hotel tersebut dan mendapati masih ada 3 orang perawat yang belum pindah dan masih menempati kamar 406 Hotel Ganesha.

“Karena 3 orang perawat tersebut masih Piket di RSUD Tjitro Wardojo. Sementara perawat yang lain sudah pindah ke Bangsal Rumah Sakit Umum Daerah Tjokro Negoro / Tipe C yang ada di Desa Boro, Kecamatan Banyu Urip, Purworejo. Rumah Sakit tersebut merupakan tempat Isolasi Pasien Covid-19 Purworejo,” ungkapnya.

Setelah mengirim surat ini, kata Endar, pihaknya akan melakukan langkah langkah lain nantinya terkait dengan pemberitaan tersebut yang dikatakan HOAX.

“Ya nanti kita liat saja, kita sudah mempersiapkan beberapa langkah untuk permasalahan ini, kita tidak takut karena ini berita fakta bukan HOAX semua ada bukti-bukti yang sudah kita lampirkan ke Dewan Pers,” tandasnya. (Mualim).

Penulis : Mualim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here