Dukung APH Berantas Togel, NU kota Semarang Siap Terjunkan Massa Bila Dibutuhkan

0
471

SEMARANG, Beritamerdekaonline.com – Nahdlatul Ulama kota Semarang mendesak aparat kepolisian setempat melakukan pemberantasan terhadap judi toto gelap (togel) yang merebak di kota Semarang. Hal tersebut disampaikan ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kota Semarang, Drs. KH Anasom, M.Hum kepada awak media melalui sambungan telepon, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya, praktik perjudian togel di kota Semarang sudah sangat meresahkan masyarakat. Karena itu, pihaknya mendukung aparat kepolisian agar tegas memberantas perjudian tersebut.

“Ya kita sudah resah itu dan beberapa kali kita sebenarnya juga teman-teman di MWC itu ada yang langsung datang ke berbagai tempat terutama MWC Genuk itu di beberapa tempat didatangi, cuma itu kalau gak di pusatnya gitu siapa yang itu ya gak bisa. Kalau saya mendukung sekali itu harus diberantas, itu merugikan masyarakat,” ungkap KH Anasom.

Pemberantasan judi togel sendiri menurut KH Anasom harus melibatkan pemerintah setempat untuk mengatur dan menghapus perjudian yang menurutnya sangat meresahkan.

“Ya menurut saya memang gini, yang namanya pemerintah harus ada satu gerakan yang mengatur itu, Kalau memang tidak bisa dihapus. Itu harus diatur jangan sembarangan. Cuman kalau menurut saya ya itu memang ndak bisa kalau cuman diatur, itu harus dihapus. Dan itu ternyata bisa, dulu pernah ada SDSB itu juga bisa dihilangkan. Itu sebagian dari penyakit yang gak bagus itu untuk masyarakat karena yang terkena masyarakat itu dihisap hartanya itu. Mereka kayak mendapat sesuatu tapi hanya ndak banyak, itu yang bandar-bandar mereka yang untung itu,” terangnya.

Untuk pemberantasan perjudian di kota Semarang sendiri menurut KH Anasom jangan cuma saat bulan ramadhan saja. Pihaknya menghimbau aparat segera memberantas togel yang ada di kota Semarang.

“Saya melihat di kota Semarang sebenarnya sudah melakukan terutama menjelang romadhon. Cuman setelah romadhon selesai itu harusnya kan terus berlanjut jadi tidak cuman di romadhon. Kita berharap aparat tegas saja itu kasihan masyarakat,” paparnya.

Untuk pemberantasan perjudian khususnya di kota Semarang, KH Anasom menyatakan siap mendukung aparat kepolisian untuk segera membubarkannya, bahkan Nahdlatul Ulama kota Semarang siap menerjunkan massa apabila dibutuhkan.

“Jadi saya berharap aparat yang menjadi penegak hukum ya ini himbauan dari kita secara moral, kalau butuh dukungan misalnya kok dukungan harus ada kekuatan massa kita siap,” tegasnya.

Namun demikian, KH Anasom masih percaya kepada aparat penegak hukum untuk bisa memberantas judi togel yang marak di wilayah kota Semarang. Selain itu, KH Anasom menghimbau kepada anggotanya agar tidak melangkah sendiri-sendiri, karena masih ada aparat kepolisian yang bisa menyelesaikannya.

“Kita percaya kepada para penegak hukum kita percaya kepada pemerintah bisa mengatasi itu, jangan sampai nanti ormas melangkah sendiri-sendiri nanti malah jadi gak bagus,” imbaunya.

“Ya kita sebenarnya sudah melihat sudah melangkah dulu menjelang romadhon, setelah romadhon itu kan kemudian itu pernah ada langkah-langkah taktis untuk membubarkan mereka, cuman itu masih di pengedarnya. Himbauan kita sekarang itu kalau bisa penegak hukumnya harus tegas, karena kalau penegak hukum kan tau karena mereka punya aparat itu punya intel punya perangkatnya lengkap. Ya Kita ini malu juga to ya ormas-ormas ya banyak kok di lingkungan masing-masing ada togel,” lanjutnya.

Namun demikian, terkait maraknya judi togel di kota Semarang, KH Anasom masih mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum dan pemerintah. Pihaknya berharap agar APH secepatnya bisa memberantasnya.

“Kita tetap serahkan kepada aparat penegak hukum kepada Pemerintah, kalau mereka sudah melakukan tentu kita akan percaya kepada mereka,” pungkas KH Anasom.

Sebelumnya, penolakan dan pratik perjudian togel di kota Semarang juga mendapat penolakan dan protes keras dari Forum Masyarakat Peduli Semarang (FMPS). Dalam pertemuan FMPS tersebut dihadiri perwakilan dari Forum Ormas Semarang Bersatu (FKSB), KOKAM, UNIMUS, PCPM, Pemuda Pancasila PAC Semarang Tengah, PDPM, LKBH Garuda Yaksa.

Perwakilan Forum Masyarakat Peduli Semarang (FMPS) dan Gerakan Anti Maksiat Indonesia (GAMI) Jawa Tengah, H. AM Jumai, SE, MM kepada awak media di Semarang mengatakan, bahwa perjudian di wilayah kota Semarang sudah sangat meresahkan. Bahkan menurutnya, kota Semarang sudah dikepung oleh agen-agen judi togel. Maka dari itu, Jumai mendorong agar pihak kepolisian bisa menangkap para pelakunya supaya perjudian di wilayah kota Semarang dan sekitarnya bisa hilang.

“Beberapa Ormas dan LSM bersepakat bahwa kita turut serta membantu pihak kepolisian dan mendorong pihak kepolisian untuk melakukan pemberantasan judi togel yang ada di Jawa Tengah khususnya di kota Semarang. Karena berdasarkan informasi yang ada di 177 Kelurahan 16 Kecamatan di kota Semarang ini sudah dikepung yang namanya perjudian togel berupa HK, SGP dan Sydney ya, jadi ada Sydney, ada Hongkong ada Singapura dan ini merebak. Disamping itu juga agar kepolisian juga melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap pelaku judi online. Ini yang juga banyak sekali aplikasi-aplikasi judi online. Jadi ketika ada pinjaman online itu dilakukan pemberantasan dan penindakan maka itu judi togel juga harus dilakukan,” ungkap Jumai, Minggu (17/10/2021) lalu.

Dalam pertemuan lintas Ormas dan LSM ini merekomendasikan beberapa hal diantaranya;
1. Ormas dan masyarakat kota semarang menolak adanya perjudian khususnya togel yang ada di kota semarang
2. Judi togel baik yang menggunakan kupon maupun online sangat meresahkan dan merugikan masyarakat
3. Ormas dan LSM serta para Tokoh di kota semarang meminta agar pihak kepolisian secara tegas dapat memberantas perjudian khususnya togel yang ada di kota semarang.
4. Dalam rangka mendukung kota semarang sebagai kota religius, Kota budaya , kota harmoni dan kota toleransi maka segala bentuk penyakit masyarakat di kota semarang harus ditertibkan. (Lim)

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here