Gubernur Jawa Barat Kukuhkan dr.ir.h.Yerry Yanuar Sebagai Plt Bupati Karawang

0
792
Foto : Dr. Ir. H. Yerry Yanuar sebagai Plt Bupati Karawang, menggantikan dr.Hj.Cellica Nurrachadiana. (Yana).

KARAWANG, Beritamerdekaonline.com – Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil mengukuhkan tujuh penjabat sementara atau Pjs Bupati dan Wali Kota selama helatan Pilkada 2020 mendatang. Tujuh penjabat sementara itu akan mulai bekerja mulai tanggal 26 September hingga 5 Desember.

Salah satunya di Karawang, Ridwan Kamil menunjuk Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. H. Yerry Yanuar sebagai Plt Bupati Karawang, menggantikan cellica yang akan mengikuti masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Dalam kata sambutannya, Ridwan Kamil menitipkan empat pesan pada penjabat yang dikukuhkan. Pesan pertama yakni, agar mereka menjaga kondusifitas di wilayahnya jelang pelaksanaan Pilkada. Dia meminta mereka agar segera berkoordinasi dan bersilaturahmi pada berbagai unsur masyarakat seperti tokoh masyarakat dan agama.

Pesan selanjutnya, menurut Ridwan Kamil, tujuh penjabat sementara adi Jabar diminta agar menjaga netralitas Aparatur Sipil Negeri atau ASN di wilayahnya. Jangan sampai ditemukan pemihakan kepada pasangan calon tertentu yang melanggar ketentuan.

“Kedua, saya tugaskan untuk selalu menjaga netralitas dari ASN, itu harga mati, tidak boleh ada gerakan yang kecil sampai skala yang besar terkait pemihakan yang melanggar prosedur aturan,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (25/9) kemarin.

“Dan Jabar terkenal tidak pernah ada masalah, tidak ada peluru lepas, tidak ada darah tumpah dan kaca pecah. Di sini ada dari Kodam dan Polda, semua ini bersepakat untuk mengkomunikasikan dan ketegasan,” lanjut dia.

Kemudian, pesan ketiga adalah terkait penganggaran APBD 2021. Diharapkan, mereka lebih intens menjalin koordinasi dengan provinsi apalagi menjelang akhir tahun. Pesan terakhir, Emil meminta agar mereka berupaya untuk mengendalikan angka kasus pandemi di wilayahnya masing-masing.

“Terakhir kami tugaskan untuk mengendalikan pandemi Covid secara maksimal karena pelaksanaan Pilkada menjadi sorotan di seluruh Indonesia,” tutur dia. (YANA)

Penulis : YANA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here