Gubernur Koster: Jaga Kemajemukan Ditengah Balur Kebangsaan

0
103
Foto: (Tengah berdiri,kemeja orange), Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Nasaruddin Umar

Beritamerdekaonline.com, Denpasar, Propinsi Bali sebagai tempat ajang Apresiasi Pewarna Indonesia (API) adalah sebuah penghargaan luar biasa dalam menjaga kemajemukan bangsa.

Mengingat, propinsi Bali sempat terpuruk akibat pandemi covid-19.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) propinsi Bali, Dewa Made Indra yang mewakili Gubernur Balj, I Wayan Koster di gedung Natya Mandala, ISI Denpasar Bali, Rabu kemarin (24/11/21).

Menurutnya, API merupakan sebuah dorongan positif. “Positifnya adalah akan memperat baluran kebangsaan,” kata Sekda didepan anggota Pewarna.

Baluran kebangsaan adalah sebuah kekayaan masyarakat Indonesia yang majemuk, patut diketahui. “Didalam kekuatan majemuk tersebut adalah media sebagai pilar ke IV dalam azas demokrasi.

Selayaknya, kata Made Indra, masyarakat ditantang untuk menjaga kesucian dan keharmonisasian Bali dan segala isinya.

“Kita harus berdaulat secara politik dan berdikari secara ekonomi,” Sekda Indra.

Caranya, sambung Indra, tetap menjaga ketentramaan dan keberagaman propinsi Bali. “Dan, terus menuntun tugas kita dalam pengabdian bangsa,” pungkasnya.

Acara Apresiasi Pewarna Indonesia ini turut di hadiri Imam Besar Masjid Istiqlal, Wakil Ketua Peradi Roy Rening dan Komisi I DPR RI, Nico Siahaan dan juga tokoh perempuan Papua. (@ms)

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here