Hindari Konflik, Polisi Hadang Puluhan Karyawan PT BMQ Nurul Awaliyah Naik ke Tambang

0
1569

Benteng, BM – Aparat Kepolisian menghadang puluhan karyawan PT BMQ Nurul Awaliyah, Senin (6/1).

Penghadangan atas rencana pihak Nurul Awaliyah untuk naik ke lokasi tambang miliknya.

Sebelumnya sempat terjadi perdebatan antara Polres Benteng AKBP Andjas Adipermana dengan GM PT BMQ Eka Nurdiyanti Anwar saat proses mediasi.

Pihak Polres melarang puluhan karyawan PT BMQ Nurul untuk naik ke atas tambang dengan alasan untuk menghindari konflik.

“Kalau terjadi konflik nanti siapa yang mau bertanggungjawab,” kata Kapolres kepada Eka saat mediasi.

Andjas juga mengatakan bahwa konflik pertambangan ini masih dalam proses hukum.

Selain itu belum ada produk hukum yang membatalkan adanya SK 267.

“Jadi SK 267 itu saat ini masih berlaku sampai adanya produk hukum yang membatalkannya,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Eka Nurdianti masih tetap ingin naik ke atas tambang bersama puluhan karyawannya.

“SK 267 itu cacat hukum dan diperkuat dengan adanya surat dari Dirjen Minerba yang tak mengakui adanya SK 267,” tegasnya.

Eka juga mengatakan pihaknya harus naik ke atas untuk melihat tambang miliknya yang telah dikuasai oleh orang lain.

“Apapun yang terjadi kami harus naik ke atas tambang. Kami bertanggungjawab atas keadaan tambang karena kami pemilik sah,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan puluhan karyawan PT BMQ Nurul masih tertahan di bawah sambil menunggu kedatangan rombongan dari Polda Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Bengkulu. (**)

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here