Jabar, Persiapkan Peraturan Denda Bagi yang Tidak Menggunakan Masker di Tempat Umum

0
1653
Foto: Gubernur Jawabarat Mengumumkan bagi Warga Jabar Perihal Wajib pemakaian masker di Markas Komando Militer (Makodam) III/Siliwangi.

Bandung, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dalam Jumpa Pers-nya, mulai meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Virus Corona (Covid-19), yang salah satunya wajib bermasker di tempat umum.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan akan menyiapkan peraturan terkait penggunaan masker tersebut. “Jadi, kami akan melakukan pendisiplinan karena proses edukasi sudah dilakukan, proses teguran sudah dilakukan sudah. Sesuai komitmen kita yaitu tahap ketiga pendisiplinan dengan denda nilainya Rp 100 sampai Rp 150 ribu bagi yang tidak pakai masker di tempat umum,” Ucap Kang Emil usai rapat evaluasi Gugus Tugas Jabar di Markas Komando Militer (Makodam) III/Siliwangi, Kemarin senin (13/7/2020)

Kang Emil pun menyebutkan bahwa penggunaan masker tidak diwajibkan di tempat pribadi seperti di rumah atau tempat tinggal.

“Kalau di tempat pribadi seperti di rumah itu pilihan, yang diwajibkan di luar rumah yaitu tempat umum, dengan pengecualian pidato seperti saya tidak harus, sedang olahraga kardio tinggi lari dan bersepeda (tidak harus), ruang makan juga. Di luar itu ada denda,” tegasnya.

Pemberlakuan wajib bermasker tersebut akan dimulai pada 27 Juli hingga 14 hari selanjutnya.

“Jadi proses itu akan dilakukan selama 14 hari pemberlakuan dendanya dimulai,” ucap Emil.

Selama 14 hari tersebut, Gugus Tugas Jabar akan menyosialisasikan ke berbagai tempat mulai dari perkantoran, mall, pasar, dan fasilitas umum lainnya.

Jika tidak sanggup membayar denda, Emil mengatakan warga bisa memilih untuk menjalani hukuman kerja sosial.

“Pilihannya kalau tidak bisa membayar denda kurungan atau kerja sosial yang finalisasinya sedang disiapkan Pak Kejati,” ujarnya.

Emil menyebutkan dasar hukum aturan tersebut sedang dibuat dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Dia mengingatkan pemberlakuan denda bukan semata mencari-cari kesalahan, namun dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Penulis: (Yans)

Editor: (Mitra Pizer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here