Jelang Pilkada 2020, Tombak Pusaka Keramat Purworejo Raib

0
4791
Foto : Inilah laras tombak yang tersisa (kiri) di lokasi bagian dalam Makam Tjokronegoro 1, diduga kuat oleh pencurinya hanya diambil mata tombaknya. (Hery Priyantono)

PURWOREJO, Beritamerdekaonline.com – Ada fakta yang tidak terekspos media dan para pengamat seni dan benda purbakala di Purworejo. Yaitu, hilangnya Pusaka Tombak Tjokronegoro yang tersimpan rapat dan terjaga di Makam Tjokronegoro di Desa Bulus Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jateng.

Tombak berusia ratusan tahun dan diyakini ampuh ini diduga kuat dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini terlihat dari pelaku yang merusak besi ram yang mengitari tempat Makam Tjokronegoro 1 di bagian dalam.

Foto : Kades Bulus Damanhuri (paling kanan) dan Sekdes, M.Faruk (tengah) serta Ketua Lembaga Pariwisata, Basis, saat berbincang di Area Makam Tjokronegoro, Rabu (15/07/2020) siang tadi. (Hery Priyantono)

“Kami menduga pencurinya merusak dengan bantuan alat seperti tang. Ini coba dilihat, kawatnya putus dan bisa untuk masuk pelaku ke dalam makam,” ungkap Hafid (23) Kuncen atau Penjaga Makam Tjokronegoro, Rabu (15/07/2020) siang tadi.

Menurut Hafid, dia mengetahui pertama kalinya adanya kerusakan pada ram besi pada 16 Januari 2020 yang lalu.

“Kemungkinan pencuriannya dilakukan pada tanggal 15 Januari pada malam hari atau saat menjelang shubuh pada 16 Januari nya,” kenangnya.

Dijelaskannya, untuk memasuki area makam dan masuk ke Makam Utama Tjokronegoro 1, harus melintasi tiga pintu yang terkunci.

Foto : Juru Kunci Makam Tjokronegoro, Hafid, saat menunjukkan pagar dinding yang diduga kuat digunakan sebagai jalan masuk menuju makam oleh para pelaku pencurian Pusaka Kramat, Tombak Tjokronegoro. (Hery Priyantono)

“Semua pintu terkunci dan harus dibuka dengan kunci tersendiri,” sergahnya.

Kuat dugaan pelaku masuk ke area utama makam melalui pagar tembok setinggi tiga meter yang berada disamping kanan kiri makam tersebut.

“Kami mengira pelaku melompat dinding tembok itu,” ujar Hafid sambil menunjuk ke arah tembok sisi kanan makam.

Sementara itu, Kepala Desa Bulus, Damanhuri, saat ditemui BM Online di kantornya, membenarkan bahwa tombak Tjokronegoro telah hilang sejak Bulan Januari 2020 lalu.

“Saya kurang paham waktunya, karena lupa saya. Yang jelas benar bahwa pusaka warisan nenek moyang Kabupaten Purworejo yang disimpan di Makam Tjokronegoro Bulus, telah raib,” terangnya.

Damanhuri juga menjelaskan lebih jauh, bahwa pihaknya mengaku terpukul dengan hilangnya salah satu pusaka penting itu.

“Kami punya pariwisata yang dikelola oleh Lembaga Pariwisata Desa Bulus, yaitu Makam Tjokronegoro tersebut. Dengan raibnya tombak pusaka Tjokronegoro, otomatis kami sangat kehilangan benda bersejarah itu, yang merupakan salah satu pusaka keramat,” aku Damanhuri.

Ketua Lembaga Pariwisata Desa Bulus, Basis, merasakan hal yang sama.

“Jelas kami yang merawat dan mengelolanya sangat terpukul. Itu tombak warisan nenek moyang dan aset Kabupaten Purworejo,” ujar Basis.

Pihaknya juga sudah melaporkan ke Pihak Kepolisian, yakni ke Polsek Gebang.

“Saat kami sadar bahwa Tombak Tjokronegoro hilang, kami langsung lapor ke Polsek Gebang,” ungkapnya.

Yang menarik menurut Basis, Dia punya asumsi pribadi terkait dengan hilangnya Tombak Pusaka Kabupaten Purworejo tersebut.

“Sudah berpuluh tahun Tombak Pusaka dan Keris Pusaka ada disini (Makam Tjokronegoro, Red), dan baru kali ini bisa-bisanya dicuri. Ini mungkin karena Purworejo akan menghadapi Pilkada, Pemilihan Bupati nanti,” ucap Basis. (Hery Priyantono)

Foto : Hery Priyantono

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here