“Kandang Ayam Pintar Politeknik Aceh Selatan Masuk 10 Besar Se Provinsi Aceh”

0
2619

Aceh Selatan, Beritamerdekaonline.com – Berawal dari rasa malas disuruh-suruh terus untuk memberi makanan ayam, Cut Kemala Zuhra berhasil menciptakan kandang ayam modern dengan pemberian pakan secara otomatis.

Tidak hanya urusan pakan, pembersihan kotorannya pun tidak lagi memerlukan tenaga manusia. Uniknya lagi kandang ayam tersebut juga didesain terintegrasi dengan mesin penetas telur.

Zuhra menamai kandang inovasinya ini dengan nama Kandang Pintar Generasi Z.
Menurut Zuhra, nama ini karena sistem yang dijalankan memang pintar.

Kandang tahu kapan waktu yang tepat untuk menyuplai pakan kepada ayamnya dan ia bekerja secara otomatis.

“Sedangkan generasi Z adalah sebutan untuk anak usia 17 – 21 dan dirinya termasuk dalam generasi tersebut. Ditambah lagi huruf Z dapat dijadikan sebagai inisial untuk namanya Zuhra,” kata Zuhra

Zuhra juga menjelaskan, Kandang pintar Generasi Z ini memiliki 3 fitur utama yaitu pemberi pakan otomatis, pembersih kotoran otomatis berdasarkan waktu dan mesin penetas telur.

Sangat cocok diterapkan terutama bagi peternakan skala besar, karena disamping menghemat biaya, mengatasi kekurangan tenaga kerja, juga prinsip kerjanya sangat efektif dan efisien.

Menurut mahasiswa Politeknik Aceh Selatan ini, untuk mewujudkan ide dasarnya, ia dibimbing penuh oleh dosen Program Studi Teknik Komputer, Herry Setiawan, S.ST., MT. Dan kandang modern buatan mereka inipun dilirik oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan untuk diikutkan dalam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat provinsi.

Sementara itu, Kepala Dinas DPMG Aceh Selatan, Agustinur mengungkapkan bahwa inovasi kandang modern ini berhasil meraih perhatian dewan juri dan mampu masuk 10 besar se provinsi Aceh.

Hari ini tim penilai turun langsung dari provinsi yang diketuai oleh Dr. Purwana Satriyo, S.TP., MT untuk menjaring 6 besar.

Agustinur berharap inovasi ini dapat meraih hasil terbaik dalam ajang TTG tersebut, karena menurut pihaknya prototipe yang telah dibuat ini sangat relevan untuk dikembangkan dan diaplikasikan langsung ditengah-tengah masyarakat sehingga mendorong kreatifitas dan aktivitas BUMG di bidang peternakan. (Kausar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here