KCD Wilayah X Cirebon Menanggapi Dugaan Pemukulan Siswa Oleh Oknum Guru SMA Neger 1 Darma

0
216

Beritamerdekaonline.com, Majalengka – Kementerian Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbud Ristek) telah mengatur soal kekerasan disekolah untuk menciptakan kondisi belajar yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

Peraturan menteri (Permendikbud) no 82 tahun 2015 tentang pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan dilingkungan satuan pendidik, bertujuan untuk menciptakan kondisi belajar yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

Permendikbud juga telah mengatur sanksi yang bisa dikenakan kepada pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik yang melakukan tindakan kekerasan atau sanksi terhadap satuan pendidikan dan kepala sekolah, jika masih terdapat praktek kekerasan dilingkungan sekolahnya.

Untuk menindak lanjuti pemberitaan awal terjadinya pemukulan siswa di SMA N 1 Darma yang diduga dilakukan oleh oknum guru, terjadi pada Selasa, 09/11/2021.

Awak media menerima undangan dari dinas terkait KCD X Wilayah Cirebon pada hari Sabtu, 13/11/202.

Dalam suasana hangat dan santai kamipun mengkonfirmasi tentang peristiwa tersebut kepada Kepala Dinas KCD Wilayah X Hj Ester miori Dewayani M.M.PD.
Beliau menyampaikan setelah mengetahui tentang apa yang terjadi di SMA N 1 Darma, saya langsung menelpon kepala sekolah menanyakan apa yang terjadi di SMA N 1 Darma ?
Apapun yang terjadi kondisi dilapangan sekolah tersebut, pasti saya mengetahui, itupun saya wajib tahu, karena itu berkaitan dengan kewenangan dan kewajiban saya untuk melakukan pembinaan.

Atas kejadian tersebut saya merasa prihatin, saya akan secepatnya berangkat ke SMA N 1 Darma untuk berkoodinasi dengan yang bersangkutan, tidak adanya unsur kekerasan disekolah.
Kita sudah saatnya untuk lebih fokus pada persoalan-persoalan yang memang tidak boleh dilakukan.

Saya akan konfirmasi dan datang ke sekolah tersebut, apa yang dilakukan oleh oknum guru sama sekali tidak diperbolehkan atau dilarang keras, saya akan melakukan tindakan tegas karena itu aturan dan kewajiban saya.

Nanti, pada hari Selasa, 16/11/2021 saya akan melakukan pembinaan, ini berlaku bagi semua pihak, tidak hanya oknum guru yang bersangkutan saja, peristiwa ini dijadikan pelajaran bagi semua pihak.

Dengan kehadiran rekan media kami berterima kasih telah mengingatkan dan juga silaturahminya, ” pungkasnya. (MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here