Ketua DPC PKB Husnul Ilmy Sesalkan Peryataan Dailami Plt Bupati Bener Meriah

0
2375
Husnul Ilmy, Ketua DPC PKB Bener Meriah

Beritamerdekaonline.com, Redelong –Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bener Meriah, Husnul Ilmi sangat menyesalkan pernyataan sikap Dailami di beberapa media baru-baru ini.

Menurut Husnul Ilmi, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) IV DPC PKB Bener Meriah pada 14 Agustus 2021 lalu sebelumnya sudah dilakukan musyawarah mufakat bersama.

Bahkan kata dia, sebelum Muscab, pihaknya bersama Dailami sudah melakukan pertemuan tiga kali yakni di Medan Sumatera Utara (Sumut) lalu di salah satu Cafe di Kabupaten Bener Meriah dan di Pendopo Wakil Bupati.

“Perlu dipahami, Muscab pada beberapa waktu lalu itu hanya sebatas seremonial saja, puncaknya ya pada saat pertemuan di Medan 20 Mei 2021 lalu itu,” jelas Husnul kepada sejumlah wartawan, Kamis (26/8).

Ia mengungkapkan, saat pertemuan di Medan, Dailami bahkan menyepakati jika posisi dirinya sebagai Sekretaris DPC PKB Bener Meriah periode 2021-2026.

“Saat itu disaksikan oleh seluruh pengurus DPC PKB Bener Meriah, bahkan juga disaksikan oleh pak Irmawan Ketua DPW PKB Provinsi Aceh bahwa keputusan itu disepakati,” tegasnya.

Sebagai partai besar, kata dia, tidak mungkin PKB memutuskan atau memposisikan Dailami menjadi Sekretaris DPC PKB Bener Meriah tanpa koordinasi dan musyawarah.

“Perlu dipahami juga, PKB itu adalah sebuah partai dengan mengedepankan musyawarah mufakat bersama, jadi aneh saja beliau mengaku kaget,” katanya

Sementara itu, menurut Wakil I Ketua DPRK Bener Meriah ini, pernyataan Dailami tersebut merupakan tamparan keras terhadap jajaran partai yang lahir dari Nahdlatul Ulama itu.

“Beliau mengaku kaget, kami lebih kaget lagi, tanpa koordinasi tiba-tiba saja saudara Dailami menyatakan sikapnya langsung kepada media,” kata Husnul.

Soal disinggung tidak hadirnya Dailami pada Muscab IV DPC PKB 14 Agustus 2021 lalu, menurut; Husnul pihak sudah melakukan konfirmasi.

Namun, Dailami mengirim perwakilan atau saksi yakni Salman yang juga masuk dalam kepengurusan DPC PKB Bener Meriah.

“Yang perlu diketahui, mulai saat ini beliau tidak akan masuk lagi dalam kepengurusan DPC PKB Bener Meriah, meskipun sesungguhnya PKB telah pernah berjasa besar kepada beliau untuk mengantarkannya menjadi Wakil Bupati Bener Meriah periode 2017-2022,” pungkasnya.

“Sebenarnya saya agak keberatan mengklarifikasi. Namun karena ini menyangkut marwah PKB, perlu saya luruskan agar tidak menjadi polemik ditengah masyarakat,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Dailami sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah itu membantah jika dirinya masuk dalam kepengurusan DPC PKB Bener Meriah.

Ia menyebut penetapan dirinya sebagai Sekretaris DPC PKB Bener Meriah pada Muscab IV yang berlangsung 14 Agustus 2021 lalu dilakukan tanpa musyawarah bersama.

“Saya kaget, nama saya tiba-tiba muncul sebagai Sekretaris, seharusnya pihak jajaran PKB harus koordinasi dulu, saya bukan orang PKB, saya adalah orang partai Golkar,” katanya kepada sejumlah wartawan pada Rabu 24 Agustus 2021 kemarin. (Man)

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here