Komika Fico, Ditangkap Ditresnarkoba, Miliki 1,4 Gram ‘Sintek

0
158
Foto: (ki-ka) Kasubdit 3, AKBP Akmal, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan dan Wadir Ditresnarkkba, Doddy Alexander, di Polda Metro Jaya saat jumpa pers terkait tertangkapnya Komika, Fico dikediamannya, kawasan Pancoran Mas Depok Kamis (14/01/22)

Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Melalui Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menetapkan Komika Fico Fachriza sebagai tersangka penyalahguna narkoba.

Fico ditetapkan sebagai tersangka karena memiliki barang haram jenis narkotika. Juga mengakui menggunakan narkotika jenis tembakau sintetis atau gorilla.

Tersangka Fico dihadirkan sebelum keterangan pers dimulai. Tampak Fico menggunakan baju tahanan orange terdunduk menyesali perbuatannya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, penangkapan Fico berawal dari laporan yang masuk ke pihak kepolisian.

“Fico telah ditetapkan sebagai tersangka karena ada barang bukti diamankan dan hasil tes urine pun positif,” beber Zulpan dalam keterangan pers, di halaman Gedung Ditresnarkona Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/1/2022), sore.

Zulpan menjelaskan, dalam penangkapan Fico dikediamannya dikawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Kamis tadi (13/1/22) kemarin, petugas menemukan barang bukti tembakau sintetis yang disembunyikan bungkus rokok. Alhasil Narkoba tembakau sintetis seberat 1.47 gram di sita. ” Petugas kami menggeledah dan barang bukti seberat 1,47 gram tembakau sintetis diamankan,” terang Zulpan.

Dari pengakuan Fico, jelas Zulpan dia mengkonsumsi tembakau sintetis karena mengalami sulit tidur.

“Pengakuan tersangka Fico, tembakau sintetis itu di dapat melalui media sosial. Fico mengaku konsumsi tembakau sintetis dengan alasan susah tidur,” jelasnya.

Disaat bersamaan, Wakil Direktur Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Donny Alexander menambahkan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap penjual tembakau sintetis di media sosial.

“Berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya peredaran tembakau sintetis di media sosial, kami akan mengejar pemasoknya. Kita akan habisi peredaran narkoba dalam media sosial,” pungkasnya.

Saat ini penyidik Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan yang melibatkan Fico.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 112 ayat 1 , Pasal 127 ayat 1 UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana. minimal penjara 4 tahun dan maksimal 12 tahun.(@ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here