KREASI, Langkah OJK Tingkatkan Inklusi Keuangan

0
535
KREASI, Menabung Versi Aku.

Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pandemi Covid-19 menjadi momentum meningkatkan inklusi dan literasi keuangan, salah satu langkah OJK dengan menggelar serentak kegiatan KEJAR Prestasi Anak Indonesia (KREASI) secara nasional, termasuk di Provinsi Bengkulu.


Kepala OJK Provinsi Bengkulu Tito Adji Siswantoro.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu Tito Adji Siswantoro mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka implementasi KEPPRES Nomor 26 tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung dan penguatan Program KEJAR atau Satu Rekening Satu Pelajar.

“Untuk tema dari kegiatan di tahun 2021 ini dikemas dalam bentuk KEJAR Prestasi Anak Indonesia (KREASI) mengambil tema Generasi menginspirasi ini adalah puncak dari acara hari menabung se-Indonesia,” ujar Tito, di Kantor OJK Provinsi Bengkulu, Selasa (24/08/2021).

Dirinya menjelaskan kegiatan ini digelar serentak seluruh Indonesia, dengan hari puncaknya dilaksanakan pada hari ini secara virtual.

Kegitan ini dihadiri dua narasumber yang memberikan inspirasi untuk adik-adik pelajar yang ada di Bengkulu, yaitu Alia Noor Anoviar selaku founder of career clas and Yayasan Dreamdelion Indonesia, dan Balqis Permata Hitami, selaku siswi berprestasi penerima program Kennedy Lugar Youth Exchanger an Study Program (KL- YES) USA.

“Para narasumber berbagi pengalaman inspiratif buat adik-adik di Provinsi Bengkulu untuk bisa diambil pengalaman positif dari narasumber yang kita hadirkan, dari situ nanti kita inginkan adik -adik pelajar Bengkulu agar bisa meningkatkan inklusi keuangan di Provinsi Bengkulu, karena target nasional yang diberikan oleh Presiden kita adalah 90 persen untuk tahun 2024 nanti. Jadi, harapannya nanti penduduk indonesia bisa mengetahui produk-produk dari industri jasa keuangan,” harap Kepala OJK Provinsi Bengkulu ini.

Kegiatan ini berkat kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Bank Bengkulu dan dihadiri oleh semua pelajar yang ada di Provinsi Bengkulu sebanyak 600 peserta secara zoom meeting. baik itu tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA sederajat.

Senada demikian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat menjelaskan kegitan ini merupakan bentuk kreativitas anak-anak dengan mengawali masa depan mereka melalui menabung untuk masa depan.

“Kita berharap anak-anak bengkulu bisa memiliki rekening masing-masing agar bisa memanajemen keuangan sendiri, mereka (siswa/siswi,red) merupakan generasi penerus bangsa ini sehingga kita harapkan bisa berkreativitas sejak dini melalui menabung di bank,” harap Eri.

“Mengingat kondisi pandemi Covid-19 menjadi pelajaran berharga yang menyadarkan kita tentang kondisi yang tidak pasti yang harus dihadapi dengan persiapan keuangan. Menanamkan budaya menabung sejak dini dapat memberikan manfaat, agar anak-anak lebih menghargai uang, menghindari perilaku konsumtif, serta memberikan pemahaman pengelolaan keuangan yang lebih baik sehingga nantinya generasi Indonesia dapat memaksimalkan potensi aset yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” tutupnya.(Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here