LHP-K Tak Berjalan, Lsm Gempur Tuding Insfektorat Agara Mandul

0
401

KUTACANE, Beritamerdekaonline.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Lsm Gempur) Aceh Tenggara, tuding bahwa Insfektorat Agara diduga Mandul, pasalnya tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Khusus (LHP-K), terkait pengggunaan Dana Desa Tahun 2019 Desa Amaliah diduga tidak berjalan.

“Sebab belum ada upaya Kepala Desa Jon Aramiko, untuk mengembalikan kerugian uang negara yang senilai Rp 72 juta yang hasil temuan yang terlampir Surat Nomor : 700 / 18 / IK / LHP-K / 2020 Inspektorat Aceh Tenggara,” kata ketua Lsm Gempur, Pajri Gegoh, Senin (28/9/2020)

Kata dia, Sesuai surat Bupati Aceh Tenggara, Drs. Raidin Pinim, M Ap, Nomor: 700 / 50 / TL / 2020, hal tindak lanjut penyelesaian temuan LHP-K Kute Amaliah yang ditujukan ke Camat Bukit Tusam tertanggal pada 16 Juni 2020, untuk segera ditindaklanjuti. 

“Gegoh menduga Kepala Desa Amaliah itu tak ada upaya untuk mengembalikan kerugian tersebut,” sebut Gegoh

Tempat Terpisah, Inspektur Inspektorat Aceh Tenggara, Abd. Kariman, S Pd, MM, melalui Sekretaris Zaini Sukri, SE, mengatakan, bahwa Kepala Desa Amaliah sudah ada upaya untuk mengembalikan kerugian hasil temuan tersebut. 

Kata dia, Kepala Desa Jon Aramiko sudah mengembalikan kerugian itu senilai Rp 12 juta, dengan tahap dua kali penyetoran. 

“Tetapi bukti penyetoran itu belum di ajukan melalui Surat Pengantar dari Pemerintah Desa, hanya dengan bukti penyetoran ke Bank BPD sejenis printout,” sebutnya. (Basri)

Penulis : Basri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here