Mahasiswa/wi STKIES PNAD Bireuen Pengabdian diKecamatan Kuala

0
445
Foto: Camat Kuala Mirza Fahmi,SSTP, MSi menerima mahasiswa/mahasiswi dari STIKES Payung Negeri Aceh Darussalam, kampus B Bireuen.

Bireuen, BMonline – Sebanyak 71 mahasiswa/wi dari STIKES Payung Negeri Aceh Darussalam Kampus B Bireuen, ikuti Praktek Belajar Lapangan (PBL) III Komunitas di tujuh Desa (Gampong)di Kecamatan Kuala, diterima Camat Kuala Mirza Fahmi SSTP M.Si Senin (2/3/2020) pagi.

Adapun praktek PBL digelar selama satu bulan antara lain, Desa (Gampong) Ujong Blang Mesjid, Desa Kuala Raja, Desa Krueng Juli Barat, Desa Krueng Juli Timu, Desa Cot Kuta, Desa Ujong Blang dan Desa Lhok Awe-Awe.

Sekretaris STIKES Payung Negeri Aceh Darussalam, Kampus B Bireuen, Saiful Rani, SKM diwakili Seri Warzukni, SKM, MKM ketika serah terima mahasiswa kepada Camat Kuala dan kepala Desa (Keuchik) mengharapkan, agar seluruh mahasiswa/Mahasiswi harus bisa menjaga nama baik almamater kampus.”Ikutilah ada istiadat di desa setempat. Sedangkan tujuan PBL III Komunitas ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai pencegahan”, ujarnya.

Sekarang ini yang harus diperhatikan bahwa sedang maraknya penyakit seperti stunting, difteri. Kita sebagai tenaga kesehatan masyarakat, harus memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang belum mengetahui tentang kesehatan, seperti pentingnya gizi bagi ibu hamil, bayi,serta balita, tambahnya.

Praktek belajar lapangan, katanya, kegiatan wajib harus dilakukan mahasiswa/wi akhir sebelum menyusun skripsi.
“Diharapkannya, mahasiswa bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh dibangku kuliah, untuk kepentingan masyarakat,” imbuh Seri Warzukni.

Camat Kuala Mirza Fahmi, SSTP, MSi juga berterimakasih dan berharap kehadiran mahasiswa memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bisa koloborasi dengan perangkat gampong sehingga kegiatan pendidikan berjalan dan program prioritas pemerintah di gampong berjalan.

Kasubag Kepegawaian Dinas Kesehatan Bireuen, Muhammad Yusuf, SKM, MKM, juga berharap kehadiran mahasiswa dan Mahasiswi disini bisa memberikan mamfaat untuk penyelesaian berbagai masalah kesehatan yang ada didalam masyarakat.

Selain itu, mengikuti aturan dan tatacara istiadat di masing-masing gampong, dan selalu berkoordinasi baik dengan keuchik atau pun perangkat gampong meski kalian tidak menginap, ujar Camat Kuala.
Selanjutnya ketujuh desa tadi, yakni Gampong Ujung Blang Mesjid 9 orang. Kuala Raja 10 orang. Krueng Juli Barat 10 orang. Kemudian, Gampong krueng Juli Timu 10 orang. Cot Kuta 9 orang. Ujung Blang 12 orang dan Lhok Awe-Awe 11 orang.
Disetiap desa didampingi satu orang dosen pembimbing.

“Untuk program kesejahteraan keluarga, ada beberapa indikator yang belum dicapai target, dengan hadirnya mahasiswa ini, indikator itu dapat ditingkatkan, agar desa di Kecamatan Kuala indikator Kesehatan lebih bagus,” sebut Muhammad Yusuf mengakhirinya.(Umar A Pandrah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here