Masyarakat Antusias Terhadap Program Pembagian Tanah 2 Ha Per- Pecahan KK

0
520

Beritamerdekaonline.com, Takengon – Program pembagian Tanah 2 Hektar Per KK baru (Pecahan KK) merupakan salah satu upaya yang sedang dan terus di galakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tengah.

Melalui Dinas Pertanian Aceh Tengah membuka pendaftaran program pembagian lahan kepada pecahan Kepala Keluarga (KK) baru bagi warga  masyarakat Aceh Tengah.

Sejumlah masyarakat Aceh Tengah menyambut baik dan memberikan tanggapan berbeda beda, namun pada prinsipnya, masyarakat tentu sangat gembira terhadap program tersebut.

Menurut Edysah Putra warga Kampung Kekuyang Kecamatan Ketol program pembagian tanah untuk kebun warga sangat baik apalagi bagi mereka yang tidak punya lahan pertanian untuk di garap, akan sangat membantu peningkatan ekonomi masyarakat, katanya kepada media ini, Sabtu (29/5/2021).

“Progran ini sangat baik, saya berharap program Pak Shabela 2 hektar per KK ini akan dapat membantu warga yang sudah menikah dan yang belum ada kebun atau lahan khususnya putra daerah Gayo” kata Edysah.

Sementara itu warga lainnya, Jainuddin berharap bantuan program pembagian lahan kepada pecahan Kepala Keluarga (KK) baru bagi warga masyarakat hendaknya merata di tiap kecamatan di kabupaten Aceh Tengah tepat sasaran.

Selain itu katanya, hendaknya bukan sekedar itu saja, tetapi pemerintahan shabela ini, mengharapkan adanya perhatian sandang dan pangan selama menjadikan kebun tersebut.

“Kalau bisa penerimanya di perhatikan sampai berhasil, di perhatikan dan di bina, minimal 3 tahun,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah Nasrun Liwanza lewat telpon seluler kepada lmedia ini menyampaikan pendaftaran bagi calon penerima program tersebut sudah dimulai sejak 30 september 2020 yang lalu di kantor Dinas Pertanian setempat.

“Adapun syarat – syarat calon penerima yaitu merupakan kepala keluarga baru dibuktikan dengan buku nikah paling lama 2 tahun, kemudian berusia maksimal 35 tahun dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta calon penerima merupakan warga yang tidak memiliki kebun,” sebut Nasrun.

Diberitahukan, 2020 lalu, lahan yang disiapkan seluas 100 hektar, masing-masing di Kampung Kekuyang , Kecamatan Ketol 50 hektar, dan kampung Kute Keramil, Kecamatan Linge, 50 hektar.

Antusias masyarakat terhadap program ini cukup besar hingga tahun ini, perlu penambahan lagi, kita sudah survey beberapa tempat yang akan kita buka, katanya. (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here